Suara Sumatera - Ketua BEM UI 2023, Melki Sedek Huang minta Jokowi mundur atau berdarah-darah. Hal ini pun dibela Pengamat politik, akademisi dan aktivis Rocky Gerung.
Dia memastikan jika permintaan mundur kepala daerah oleh mahasiswa itu bukan katagori makar.
Rocky menilai Melki hanya menyampaikan keresahan masyarakat dengan cara yang berbeda sehingga tidak perlu ada pihak yang ingin mendebatkan hal itu.
“Kalau ada yang ingin berdebat ya tidak ada gunanya, mengubah dari dalam pun tidak memungkinkan sekarang,” ujar Rocky Gerung di kanal YouTube Rocky Gerung Official, Minggu (25/6/23).
Rocky menuturkan gerakan mahasiswa itu adalah selalu tentang gerakan moral, dan tidak boleh ada dalam kekuasaan. Pergerakan BEM UI yang meminta minta Jokowi turun atau berdarah-darah bukanlah makar, melainkan sebatas kritikan radikal.
Menurutnya, sudah menjadi rahasia bersama bahwa apa yang dilakukan BEM UI merupakan mengolah keresahan publik. Ini karena mahasiswa menjadi bagian dari realita di tengah masyarakat, bahkan cermin masyarakat.
“Sebenarnya arus kegelisahan rakyat itu didengar lewat mahasiswa, bukan partai politik,” ujar Rocky. Dalam perjuangan mahasiswa, ada tentang kemiskinan ketika adilan, HAM dan lainnya.
“Orasi mahasiswa itu biasa, rektor tidak mungkin menghalangi dan itu bukan makar, melainkan people power,” katanya.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Baca Juga: Klaim Punya Banyak Bukti, Doddy Sudrajat Santai Dilaporkan ke Polisi atas Kasus Penelantaran Anak
Berita Terkait
-
Anak Muda Peduli Lingkungan Bersihkan Sampah Sambil Live di Medsos, Bobby Nasution Langsung OTW ke Lokasi Ikut Bantu
-
Sinyal Jokowi Endorse Erick Thohir Dampingi Ganjar di Pilpres 2024 Makin Kuat
-
Jokowi di Bulan Bung Karno: Kita Sedang Meneruskan Langkah-langkah besar Bung Karno
-
Semangati Ganjar Maju Nyapres, Presiden Jokowi: Selamat Berjuang untuk Menang
-
Momen Megawati Foto Bareng Jokowi, Ma'ruf Amin, Ganjar, Prananda dan Puan Usai Acara BBK 2023
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Catat Transaksi Lebih dari Rp8 Triliun, Dikunjungi 6 Juta Orang
-
Merayakan Patah Hati Paling Senyap di Buku Jatuh Cinta Diam-Diam
-
Lionel Messi Sebut Laga Kontra Inggris di Semifinal Piala Dunia Jadi Momen Spesial
-
Ranjau Politis dan Perang Proksi: Sisi Gelap di Balik Pengalihan Kasus Febrie dari Polri ke Kejagung
-
Ironi di Balik Puing Yosorati: Saat Api Melahap Gudang Plastik, Truk Damkar Terdekat Malah Mogok
-
Serangan GFS Galaxy, Jalur Dagang Dunia Mencekam Setelah Iran Tutup Paksa Selat Hormuz
-
Cemburu Buta, Pemuda Tega Bacok Tukang Ojek yang Dikira Pacar Baru Mantannya di Jati Agung
-
Rupiah Terus Anjlok, Dolar AS Naik ke Level Rp18.116
-
Penuh Ranjau Politis! Tiga Skenario Berbahaya di Balik Pengalihan Kasus Febrie ke Kejagung