News / Internasional
Kamis, 28 Mei 2026 | 18:29 WIB
Ilustrasi tentara Israel di Gaza. [Ist]
Baca 10 detik
  • PBB berencana memasukkan Israel ke daftar pihak yang diduga terlibat kekerasan seksual dalam laporan resmi mendatang.
  • Lembaga Israel termasuk Dinas Penjara kini berada dalam pengawasan ketat atas dugaan penyiksaan terhadap tahanan Palestina.
  • Ratusan kesaksian dari Gaza dan Tepi Barat mendesak dilakukannya investigasi internasional menyeluruh terhadap tindakan kekerasan tersebut.

Suara.com - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dikabarkan akan memasukkan Israel ke dalam daftar pihak yang diduga terlibat dalam kekerasan seksual di wilayah konflik. Informasi tersebut dilaporkan media Israel, Ynet, yang menyebut langkah itu akan diumumkan dalam laporan terbaru PBB.

Dalam laporan tersebut, sejumlah lembaga Israel, termasuk Dinas Penjara Israel, disebut berada dalam “kerangka pengawasan” yang memungkinkan masuk ke dalam daftar hitam di masa mendatang.

Langkah PBB ini muncul di tengah meningkatnya sorotan internasional terhadap perlakuan terhadap tahanan Palestina. Berbagai organisasi hak asasi manusia (HAM) dan media internasional sebelumnya telah mendokumentasikan dugaan penyiksaan serta pelecehan seksual terhadap warga Palestina selama proses penangkapan, interogasi, hingga penahanan.

Ratusan kesaksian dilaporkan berasal dari Jalur Gaza, Tepi Barat, maupun penjara-penjara Israel. Kesaksian tersebut turut memperkuat tekanan terhadap otoritas Israel agar dilakukan investigasi internasional secara menyeluruh.

Sementara itu, hingga kini belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Israel terkait laporan yang beredar tersebut.

Load More