/
Jum'at, 30 Juni 2023 | 18:48 WIB
Ilustrasi Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett. Pakar telematika soroti video dewasa diduga Syahnaz Sadiqah dan Rendy. (Instagram)

Suara Sumatera - Beberapa waktu lalu beredar video dewasa yang diduga diperankan Syahnaz Sadiqah dengan Rendy Kjaernett.

Video tak pantas yang diunggah akun Twitter @gossipviral46455 berdurasi 8 detik yang mempertontonkan adegan dewasa seorang pria dengan wanita.

Dalam narasinya, akun Twitter tersebut menyebut pemeran dalam video dewasa itu adalah Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett.

Pakar Telematika Abimanyu mengatakan terdapat beberapa hal yang janggal dalam video tersebut. Pertama, durasi yang tergolong pendek untuk ukuran video mesum.

"Kita pertama sekarang melihatnya adalah durasi video tersebut sudah nggak panjang ya," ujarnya dikutip dari potongan wawancara uang diunggah akun Instagram @lambe_danu, Jumat (30/6/2023).

Hal mencurigakan lain kata Abimanyu adalah bagian tengah tubuh sosok perempuan dan pria dalam video yang diblur.

"Kalau sekarang ancer-ancernya adalah kemiripan, sebetulnya keduanya juga mirip oke, ya? Tapi sekarang kita melihatnya begini, dari logika video tersebut, kenapa ada area yang diblur? Daerah tengah," papar Abimanyu.

"Nah kita nggak bisa hanya lihat muka, karena era yang sekarang di sini, ada yang namanya AI (artificial intelligence) ya. Cukup mudah bagi kita untuk mengubah muka seseorang pakai muka orang lain," lanjutnya.

Abimanyu juga menyoroti tanda lahir yang terlihat di kaki kanan pria dalam video.

Baca Juga: Profil David Corenswet, Artis yang Ditunjuk Sebagai Clark Kent di Film Superman: Legacy

Jika ingin tahu apakah dia benar Rendy atau bukan, kita hanya perlu memeriksa kaki suami Lady Nayoan tersebut.

"Lalu kemudian, apa yang bisa dicari? Yang dicari adalah ciri. Yang ketemu cirinya adalah pemeran yang prianya, kaki sebelah kanannya ada tanda lahir. Silakan dicek sama yang bersangkutan, jangan saya yang ngecek," tuturnya.

Dengan kata lain, video syur mirip Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett bisa saja palsu karena teknologi canggih saat ini.

Load More