Suara Sumatera - Fujianti Utami alias Fuji akan melaporkan mantan manajernya ke aparat kepolisian pada Senin (17/7/2023) mendatang.
Mantan manajer Fuji itu dituduh telah melakukan penggelapan uang milik Fuji yang nilainya mencapai miliaran rupiah.
Langkah Fuji melaporkan mantan manajer ke polisi itu karena tidak ada itikad baik dari pelaku untuk mengembalikan uang Fuji.
"Tadi Fuji sudah sampaikan kepada saya bahwa jika tidak ada penyelesaian, maka Senin depan kita akan melakukan proses hukum, kami akan laporkan ke pihak yang berwenang," ujar kuasa hukum Fuji, Sandy Arifin saat, Jumat (14/7/2023) dikutip dari Suara.com.
Fuji melalui kuasa hukumnya sudah melayangkan somasi sebanyak dua kali ke mantan manajernya. Namun somasi itu tidak digubris. Bahkan kata Sandy Arifin, keberadaan yang bersangkutan hingga kini belum diketahui alias kabur.
"Kalau sudah masuki proses hukum pasti akan segera dipanggil karena kami sudah tahu langkahnya, sudah tahu siapa-siapa saja yang terlibat dalam proses hukum ini," katanya lagi.
Sementara, sejauh ini uang yang digelapkan senilai Rp1 miliar. Tapi kata Sandy, tak menutup kemungkinan jumlah itu akan bertambah setelah hitung-hitungannya selesai.
"Kemarin yang dihitung kurang lebih Rp 1 miliar. Tapi sebenarnya sampai sekarang hitungannya belum ada titik temu dan juga kemungkinan masih banyak yang akan ditemukan lagi hitungan yang belum masuk," kata Sandy Arifin.
Di sisi lain, Sandy Arifin juga belum bisa memastikan jumlah pelaku penggelapan uang Fuji. Masih ada kemungkinan pelakunya tidak hanya satu orang.
Baca Juga: 5 Tanda Bahwa Kamu Adalah Orang yang Bijaksana, Nggak Gampang Panik
"Aku belum berani bicara, yang pasti sudah ada satu yang sudah kita pelajari, konstruksi hukumnya," katanya.
Berita Terkait
-
Netizen Sindir Tas Sekolah Gala Sky, Fujianti Utami 'Uti' Beri Balasan Menohok dengan Tas Gucci
-
Dulu Musuhan, Fuji dan Chika Kini Kompak di Ultah Gala Sky, Netizen: Mayang Otw Kepanasan
-
Somasi Tak Direspons, Fuji Laporkan Eks Manajer Terkait Penggelapan Rp1 Miliar Senin Mendatang
-
Pemotretan Fuji Dinilai Ditirukan oleh Mayang Bikin Heboh: Ternyata Fans Berat
-
Salam Super, Kisah Mario Teguh yang Tersandung Penipuan Bisnis Skincare dan Gelapkan Uang Rp 5 Miliar
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta