Suara Sumatera - Kasus dugaan korupsi BTS yang melibatkan mantan Menkominfo Johnny G Plate hingga kini masih dalam proses hukum.
Seiring dengan itu, beredar kabar yang menyebutkan bahwa kasus tersebut menyeret nama Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.
Disebutkan dalam narasinya, Surya Paloh dan NasDem menggunakan dana BTS untuk dana kampanye Anies Baswedan.
Informasi itu dibagikan oleh sebuah akun Facebook dengan nama pengguna Terminal hati belum lama ini.
"Bukt1 Ini K4getk4n Kej4gung Sury4 Pal0h Gun4kan Dana B-ts Untuk K4mpany3," demikian narasi yang disampaikan pengunggah.
Lantas benarkah klaim menyebut Surya Paloh dan NasDem memakai dana BTS untuk dana kampanye Anies?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran, tidak ada informasi valid mengenai kabar Surya Paloh dan NasDem memakai dana BTS untuk dana kampanye Anies.
Nyatanya, thumbnail video tersebut merupakan hasil editan dan isi video tersebut adalah potongan video dari peristiwa yang tidak berkaitan.
Gambar thumbnail identik dengan artikel milik Bisnis.com dengan judul artikel “Kejagung Tetapkan Eks Dirut Dapen Pelindo Tersangka Kasus Korupsi” yang diunggah pada 9 Mei 2023.
Baca Juga: Perumda Dharma Jaya Akan Bangun 3 Swalayan Protein Di Jaktim, Jaksel Dan Jakut, Ini Lokasinya
Salah satu video identik memperlihatkan sosok Menpora Dito Aritedjo yang sedang membantah bahwa dia menerima aliran uang dari proyek BTS Kominfo, video tersebut dapat dilihat melalui kanal Youtube KOMPASTV dengan judul “Menpora Dito Aritedjo Bantah Terima Aliran Uang dari Proyek BTS Kominfo”.
Video identik lainnya diunggah oleh kanal Youtube dengan nama pengguna KOMPASTV dengan judul Video “BREAKING NEWS – Konpers Rapat Dengar Pendapat Jaksa Agung & Komisi III DPR, Ada Kasus Sambo?”.
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, klaim bahwa Surya Paloh dan Nasdem gunakan dana BTS untuk dana kampanye Anies Baswedan adalah hoaks.
Dalam video tersebut sama sekali tidak ditemukan informasi bahwa Surya Paloh dan Nasdem gunakan dana BTS untuk dana kampanye Anies Baswedan.
Dengan demikian, video dengan klaim dimaksud masuk dalam kategori masuk kategori konten yang dimanipulasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN