Suara Sumatera - Sebanyak 16 atlet panahan disiapkan untuk tampil di Asian Games XIX/2022 (2023) di Hangzhou, China, pada 23 September-8 Oktober.
Hal ini dikatakan oleh Wakil Ketua II Bidang Pembinaan dan Prestasi PP Perpani Abdul Razak, melansir Antara, Kamis (20/7/2023).
"Dari 24 atlet ada 16 atlet yang kami usahakan bisa tampil di Asian Games Hangzhou," katanya.
Dirinya mengaku nama-nama atlet itu telah diajukan ke Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Rinciannya masing-masing empat atlet recurve putra dan putri, serta empat pemanah compound putra dan putri.
Pihaknya berharap para atlet dapat meraih medali pada pesta olahraga terbesar di Asia edisi ke-19 tersebut.
"Target kami untuk recurve di Asian Games Hangzhou adalah meraih tiket Olimpiade 2024 Paris. Untuk itu, atlet harus meraih medali, minimal perak. Sementara untuk compound juga minimal harus bisa meraih satu medali," cetusnya.
Pihaknya berencana mengirim atlet Indonesia untuk menjalani pemusatan latihan (TC) di Korea Selatan, jelang tampil di Asian Games Hangzhou.
"Sebelum ke Asian Games Hangzhou, kami kirim ke Korea selama satu bulan. Kemungkinan atlet akan langsung berangkat dari Korea menuju Hangzhou. Korea saat ini masih menjadi yang terbaik di dunia," jelasnya.
Berikut daftar atlet pelatnas panahan Indonesia:
Baca Juga: Pengusutan Korupsi Dana KUR Bank BUMN di Lampung Naik Status ke Penyidikan
Compound Putra
1. Hendika Pratama Putra
2. Deki Adika Hastian
3. Dhany Diva Pradana
4. Gilang Aji Jayawardhana
5. Prima Wisnu Wardhana
6. Catur Wuri Adi Nugroho
Compound Putri
1. Syahara Khoerunisa
2. Firstalitha Kyla Widaputri
3. Sri Ranti
4. Linda Sariyani
5. Ratih Zil’izati Fadhly
6. Qanita Syauqina Listiyanto
Recurve Putra
1. Riau Ega Agatha Salsabila
2. Arif Dwi Pangestu
3. Alviyanto Bagas
4. Ahmad Khoirul Baasith
5. Muhammad Rafa Abdillah
6. Bagus Gede Agus Yudistiawan
Recurve Putri
1. Diananda Choirunisa
2. Rezza Octavia
3. Alpriani Eka Setyowati
4. Catharine Thea Darma
5. Anindya Nayla Putri
6. Vinethea Natyasha A
Berita Terkait
-
Panahan dan Berkuda di Princhsto, Nikmati Sensasi Seru di Alam Terbuka
-
Review Tsurune: The Linking Shot, Anime Sport yang Dikemas Indah
-
KOI Nantikan Sumbangsih Medali Panahan di Olimpiade Paris 2024
-
Film 3 Srikandi, Saksi Perjalanan Karier Donald Pandiangan yang Hiasi Wajah Google Doodle Hari Ini
-
Profil Donald Pandiangan yang Jadi Google Doodle Hari Ini, Robin Hood dari Indonesia
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional