Suara Sumatera - Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengaku akan terus berupaya memperbaiki kualitas wasit. Salah satunya dengan penerapan Video Assistant Referee (VAR) yang kini sudah memasuki pelatihan kedua.
"Semua perbaikan perwasitan tidak mungkin tiga minggu selesai. Kita sudah komitmen sama liga untuk penggunaan VAR di Februari dan ini sudah training kedua dan ini serius bukan hanya cita-cita," kata Erick melansir Antara, Minggu (23/7/2023).
"Nah, gunanya VAR apa? Mengurangi kekurangan wasit, kan manusia juga. Tentu wasit yang nakal saya 'gigit'. Kemarin dari Bareskrim juga sudah dipanggil dan tim yang menyeleksi wasit juga sudah dipanggil dan ini akan kita dorong terus dengan kerja sama kepolisian, kalau memang ada yang nakal," sambungnya.
Erick mengatakan perbaikan yang terus dilakukan pihaknya ini agar tidak ada kejadian serupa seperti di pertandingan final Liga Europa 2022/2023 antara Sevilla dan AS Roma yang dimenangkan Sevilla melalui drama adu penalti dengan skor 4-1 setelah bermain 1-1 pada waktu normal.
Kala itu wasit Anthony Taylor diserang pendukung Roma seusai pertandingan akibat keputusan yang dinilai kontroversial.
"Jangan hal-hal yang satu dua ya, karena ini kan transisi, kita bisa lihat kemarin pertandingan AS Roma dan kejuaraan UEFA, Sevilla itu pun ada bekas pelatih Inter kecewa, bahkan wasitnya sedang di bandara didatangi suporter," jelasnya.
Erick berharap semua pihak untuk bersabar dan memberikan waktu kepada sepak bola Indonesia yang sedang memasuki masa transisi menuju lebih baik ini berjalan sempurna.
"Ini yang kita harapkan sama saya juga tidak main-main dengan PSSI. Komdis tidak main-main, komite wasit tidak main-main, kita akan 'gigit' yang nakal-nakal. Tapi perlu waktu transisi, tidak bisa semuanya langsung selesai dan tentu wasit pun akan kita hukum apabila ada hal-hal yang memang tidak sesuai," katanya.
Baca Juga: Data BPS Ungkap Ganjar Membuat Laju Ekonomi Jateng Berada di Atas Nasional
Berita Terkait
-
Erick Thohir Pastikan Tidak Ada Pemain Titipan di Timnas U-17, Akan Copot Jabatan Oknum Nakal di PSSI
-
Persebaya Sebut Sanksi Komdis PSSI Aneh
-
Erick Thohir: Tak Ada Pemain Titipan dalam Pembentukan Timnas Indonesia U-17
-
Erick Thohir Harap Jakarta Sumbang Pemain Terbanyak di Timnas Indonesia U-17
-
Sanksi Komdis PSSI Disorot Manajemen Persebaya, Erick Thohir: Kalau Nakal Saya Copot!
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Erick Thohir Lantik Sesmenpora dan Deputi Baru, Targetkan Industri Olahraga Indonesia Naik Kelas
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan
-
Euforia Berujung Maut! Remaja Putri Tewas Saat Rayakan Kemenangan Prancis
-
Susunan Pemain Spanyol vs Belgia: De la Fuente Coret Pedri Diganti Fabian Ruiz
-
Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus
-
57 Persen Galon Guna Ulang Melampaui Batas Pakai, DPR: Masyarakat Jangan Dibodohi Soal Bahaya BPA
-
PTBA Perkuat Program Pemberdayaan Masyarakat, Bidik Dampak Nyata dan Berkelanjutan