Suara Sumatera - Kapolda Sumut Irjen Agung Setya Imam Effendi menyebut penjara bukan satu-satunya cara untuk membina manusia yang terlibat pelanggaran hukum.
Agung Setya mengambil contoh seperti negara di eropa, khususnya Belanda, yang kondisi penjaranya kosong dari pelaku tindak pidana.
"Ini dikarenakan masyarakatnya sadar perlunya cara baru yang efektif untuk menjaga kehidupan dr perilaku jahat," kata Agung saat diskusi dengan sejumlah Pimpinan Redaksi dan wartawan di Medan, Minggu (23/7/2023).
Namun demikian, kata Agung Setya, semua itu butuh proses, apalagi di Sumatera Utara (Sumut).
"Memang semuanya butuh proses, apalagi di Sumut. Tapi tidak ada yang tidak mungkin. Artinya, membangun kesadaran masyarakat lebih baik dari pada menerapkan hukuman berdasarkan hukum positif di Indonesia," ujarnya.
Guna menekan angka kriminal khususnya di ruang-ruang publik, Agung lebih mengedepankan persuasif. Dirinya mengatakan kejahatan dapat dibedah dengan pendekatan budata dan perilaku.
"Kita perlu memetakan setiap bentuk kejahatan dan mengidentifikasi persoalannya. Problematika kejahatan dapat dibedah dengan pendekatan budaya ekonomi dan perilaku," ujarnya.
Dirinya memerintahkan seluruh personel di jajarannya untuk tidak hanya melakukan penindakan tapi juga mencari akar masalahnya.
"Saat ini kebanyakan anak di bawah umur atau pelajar yang mengarah kepada tindak pidana. Misalnya kejahatan jalanan atau dikenal dengan geng motor," katanya.
Baca Juga: Cerita Kepanikan Warga Saat Gempa Guncang Pacitan, Bikin Rapat Tujuhbelasan Bubar Jalan
Berita Terkait
-
Heboh Video Begal Dimutilasi di Binjai, Polda Sumut Ungkap Faktanya
-
Pemuda Kristen: Kami Percaya Polda Sumut Mampu Wujudkan Area Publik yang Beradab
-
4 Polisi Pemeras Transpuan Disanksi Demosi, LBH Medan Kritik Kapolda Sumut Hanya Lip Service
-
Buntut Dugaan Pemerasan Transpuan di Medan, 4 Personel Polisi Dipatsus
-
Kasus Kerangkeng Manusia Eks Bupati Langkat Dilimpahkan ke Jaksa
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Timnas Futsal Indonesia Juara di Hati Masyarakat, Hector Souto: Mental Mereka Luar Biasa!
-
Pra Penjualan CBDK Melonjak 309 Persen di Kuartal IV 2025
-
Angka Perceraian di Kaltim Naik, Pertengkaran hingga Judol Jadi Penyebab
-
Siapa Roster ONIC di MPL ID Season 17? Ada Pemain Filipina dan Pelatih Anyar
-
Cara Baru Gen Z Memaknai Valentine: Berbagi Sayang ke Orang-Orang Terdekat
-
Sinopsis The Unexpected Family, Pura-Pura Jadi Keluarga Demi Pengidap Alzheimer
-
Peran Journaling dalam Film Even If This Love Disappears Tonight di Netflix
-
Pesan Keras Prabowo di Kandang NU: Jangan Ada Dendam, Mari Bersatu Demi Rakyat
-
54 Kode Redeem FF Terbaru 8 Februari 2026, Ada Skin Parasut dan Monster Truck
-
Viral CCTV Pria Diduga Gendong Mayat di Tambora, Polisi Turun Tangan