/
Kamis, 20 Juli 2023 | 01:20 WIB
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi. (Ist)

Suara Sumatera - Video yang dinarasikan seorang pria dimutilasi karena menjadi pelaku begal di Binjai, Sumatera Utara, beredar di medai sosial dan membuat heboh. 

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi memastikan video itu bukan terjadi di Sumut. Selain itu, keterangan video yang menyebut peristiwa terjadi di Binjai tidak benar atau hoaks

"Polda Sumut memastikan video seorang pria bersimbah darah disebut pelaku begal yang tertangkap warga di Binjai itu hoaks," kata Hadi, Kamis (20/7/2023). 

"Kita memastikan jika video sadis yang dinarasikan pelaku begal ditangkap di Binjai bukan di Indonesia, apalagi di Sumut," sambung Hadi. 

Hadi mengatakan bahwa Tim Subdit Siber Polda Sumut telah melakukan penyelidikan dan ditemukan video itu beredar di berbagai negara. 

Beberapa video yang sama dengan akun yang berbeda juga ditemukan. Bahkan, video itu telah diunggah pada tahun 2020, 2021, dan 2022.

"Hasil penyelidikan Tim Siber Polda Sumut bahwa video itu telah diposting beberapa kali. Diketahui yang pertama pada 30 Juli 2020 oleh salah satu akun medsos dengan nama GUM:3 @xboxlore_cum  dengan durasi 37 detik. Kemudian di tahun 2021 dan 2022 masing-masing oleh akun yang berbeda," ujar Hadi. 

Hadi mengimbau kepada masyarakat agar tidak cepat percaya dengan informasi-informasi yang belum jelas kebenarannya. Dirinya juga mengimbau masyarakat mempercayakan penanganan kasus kejahatan kepada kepolisian. 

"Kami mengimbau agar tidak menyebarkan berita bohong terkait kejahatan jalanan dan geng motor ke media sosial jika belum benar. Kami juga mengimbau masyarakat agar tenang dan mempercayakan penanganan kasus-kasus kejahatan jalanan kepada Polda Sumut," jelasnya. 

Baca Juga: Dicap Sering Halu, Doddy Sudrajat Kali Ini Ngaku Ditawari Buka Bisnis Clothing

Pihaknya terus meningkatkan langkah-langkah pencegahan kejahatan jalanan, di antaranya dengan terus melakukan patroli mulai dari kota hingga pinggiran kota. 

"Kita terus bekerja melalu penegakan hukum dengan mengungkap pelaku kejahatan yang sebelumnya telah ditangkap mendapat tindakan tegas terukur karena melawan petugas," kata Hadi. 

Load More