Suara Sumatera - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Medan membatasi pencetakan e-KTP. Hal ini dikarenakan persediaan blangko e-KTP terbatas.
"Saat ini persediaan blangko e-KTP dalam keadaan terbatas, karena itu kita tidak bisa melakukan pencetakan bagi warga luar Medan," kata Kadisdukcapil Medan Baginda P. Siregar dalam keterangannya, Minggu (30/7/2023).
Baginda menjelaskan saat ini blangko yang ada diperuntukan untuk masyarakat Medan yang pertama kali mengurus KTP atau berusia 17 tahun.
"Banyak warga luar Medan yang melakukan pencetakan e-KTP di kecamatan maupun kelurahan kita. Akibatnya persediaan blangko e-KTP kita jadi terbatas. Karena itu kita batasi penggunaannya. Persediaan yang ada saat ini diperuntukan untuk warga Medan dengan prioritas warga pemula," ungkapnya.
Pelayanan pengurusan e-KTP terus berjalan. Bahkan, pihaknya melakukan sistem jemput bola perekaman e-KTP untuk warga pemula.
"Sistem ini dilakukan untuk memberikan kemudahan bagi warga pemula dalam pengurusan dan perekaman e-KTP," ungkapnya.
Pihaknya juga melakukan jemput bola perekaman e-KTP ke SMA/SMK/MA yang ada di Medan. Kegiatan ini dilakukan setiap minggu, pada hari Senin, Selasa, dan Rabu.
"Intinya, dengan persediaan blangko yang terbatas, pelayanan pengurusan e-KTP tetap kita maksimalkan. Tentunya kita harus batasi pencetakan. Blangko yang ada pada kita hanya untuk warga Medan dengan prioritas warga pemula," jelasnya.
Pihaknya telah menyurati Kementerian Dalam Negeri agar bisa menambah persediaan blangko e-KTP untuk Medan.
Baca Juga: Temuan Psikolog Polda Sumut Terhadap Begal: Muncul Rasa Bangga dan Ingin Diakui Eksistensi
"Mudah-mudahan secepatnya kita akan mendapat tambahan blangko," tegas Baginda.
Bagi warga yang mendesak sebenarnya dapat melakukan aktivitasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Dalam IKD ini juga terdapat dokumen kependudukan berupa KTP-el dan Kartu Keluarga.
"Sampai saat ini jumlah warga Medan yang sudah mengaktivasi IKD sebanyak 15 ribu lebih," katanya.
Berita Terkait
-
Punya Satu Mesin, MPP Kukar Layani Pencetakan e-KTP di Wilayahnya
-
Cara Membuat KTP Elektronik Online dan Offline
-
CEK FAKTA: Ganjar Terbukti Terlibat Kasus Korupsi e-KTP, Megawati Marah Besar
-
CEK FAKTA: Ganjar Pranowo Resmi Mundur dari PDIP Akibat Kasus Korupsi e-KTP
-
Catatan Merah Ganjar Pranowo Si Capres PDIP: Kasus E-KTP sampai Tolak Israel
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
7 Bedak Padat Lokal untuk Usia 40+ agar Makeup Tidak Mudah Crack
-
Warga Mataram Gotong Royong Cuci Karpet Masjid Pakai Cara Ini
-
Beberkan Alasan Mau Podcast Bareng Bigmo yang Anak Koruptor, Ferry Irwandi Tuai Kritikan Pedas
-
Pro-Kontra Wacana Pilkada Melalui DPRD: Soroti Biaya Politik hingga Nasib Demokrasi
-
6 Ide Menu Sahur yang Praktis untuk Para Jomblo, Setidaknya Bisa Dicoba Ramadan Tahun Ini
-
Koalisi Permanen Pro Pemerintah, Hasto Kristiyanto: Bagi PDIP Permanen itu Bersama Rakyat
-
Wali Kota Agung Bakal Naikkan Honor Ketua RT dan RW di Pekanbaru
-
Imbauan BMKG Kalbar! Waspada Hujan Lebat dan Karhutla 15-21 Februari 2026
-
Belajar Rela saat Takdir Tak Selalu Memihak di Novel L Karya Kristy Nelwan
-
Kembali Ngonten Bareng, Fajar Sadboy Gantian Ludahi Indra Frimawan