Suara Sumatera - Sejumlah nama pemain keturunan Indonesia disebut-sebut bakal memperkuat Timnas Indonesia, dan tengah menjalani tahap naturalisasi.
Kabar yang menyebutkan bahwa PSSI tengah memproses beberapa nama pemain keturunan ini datang dari anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga.
Arya Sinulingga menjelaskan, jika beberapa pemain keturunan yang saat ini tengah diproses pihak federasi, meski kemudian ia Namun, dia tak merinci soal nama-nama pemain yang dimaksud.
“Beberapa (pemain keturunan) lagi diproses,” tulis Arya lewat Instagram pribadinya, @arya.m.sinulingga kala membalas komentar warganet dengan nama pengguna @defikputra.
Melansir Bolatimes.com-jaringan Suara.com, menyajikan tiga pemain keturunan yang berkemungkinan tengah diproses PSSI memperkuat Timnas Indonesia.
Pemain terbaru yang dikabarkan bersedia untuk menjadi warga negara Indonesia ialah penjaga gawang asal Panathinaikos B, Cyrus Margono. Kesiapan ini jelas membuat PSSI bisa mudah memprosesnya.
Kiper yang berkompetisi di kasta kedua Liga Yunani. Ini memang memiliki darah keturunan Indonesia meskipun besar di Amerika Serikat.
Cyrus Margono sudah memiliki keinginan untuk memperkuat Timnas Indonesia. Dia juga disebut-sebut sedang mengurus paspor Indonesianya untuk menjadi WNI.
2. Ilias Alhaft
Pemain keturunan Indonesia-Maroko, Ilias Alhaft, juga menjadi sosok pesepak bola yang punya kemungkinan untuk memperkuat Timnas Indonesia. Bahkan, ia sempat memberikan kode kepada PSSI.
Ilias Alhaft memang sempat mencuri perhatian karena dirinya membawa bendera Merah Putih dalam momen perayaan Almere City yang sukses merebut tiket untuk promosi ke kasta tertinggi Liga Belanda.
Dalam sesi wawancara dengan kanal YouTube Yussa Nugraha, winger kelahiran Rotterdam berusia 26 tahun ini sangat terbuka untuk bermain bersama Timnas Indonesia.
Nama pemain ketiga yang punya peluang besar menjalani proses naturalisasi menjadi warga negara Indonesia (WNI), Ragnar Oratmangoen.
Berita Terkait
-
Curi Start dari Timnas Indonesia U-23, Vietnam Malah Kesulitan Jelang Piala AFF U-23 2023
-
2 Tanda Mees Hilgers Bakal Jadi Pemain Naturalisasi Baru untuk Timnas Indonesia
-
Bukan Garuda Asia, Ini Julukan Baru Timnas Indonesia U-17 Jelang Laga Uji Coba Lawan Barcelona
-
Zinadein Ardiansyah, Pemain Diaspora di Australia Jadi Sorotan Hamdan Hamedan Jelang Piala Dunia U-17 2023
-
Elkan Baggot Tampil Apik di Pramusim Berbuah Kontrak Ipswich Town
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai
-
Siapkan Alat Berat, Kementerian PU Bantu Tangani Jalan Provinsi di Gayo Lues
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan