/
Minggu, 06 Agustus 2023 | 15:51 WIB
Ilustrasi gempa. ([unsplash])

Suara Sumatera - BMKG mencatat ada 13 kali aktivitas gempa susulan yang terjadi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Demikian dikatakan oleh Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Palu Hendrik Leopatty melansir Antara, Minggu (6/8/2023). 

"Gempa bumi susulan tercatat sebanyak 13 kali berkekuatan magnitudo dari 3 sampai 4 di sekitar wilayah titik gempa sebelumnya," katanya.

Sebelumnya, gempa magnitudo 5,2 berpusat di darat, tepatnya di koordinat 1,19 lintang selatan dan 120,26 bujur timur atau 47 kilometer timur laut Sigi dengan kedalaman 16 kilometer.

"Gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif," ungkapnya.

Berdasarkan hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser.

Getaran dirasakan di Kabupaten Sigi pada skala intensitas III-IV MMI, dimana dapat dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah dan beberapa orang di luar rumah, serta dapat menyebabkan gerabah pecah dan pintu maupun jendela berderit.

Sedangkan di Kota Palu, pada skala intensitas III MMI dengan getaran dirasakan nyata di dalam rumah, terasa seakan ada truk berlalu. Meskipun gempa cukup kuat dirasakan masyarakat, namun sampai saat ini belum ada laporan terkait kerusakan.

Pihaknya mengimbau masyarakat yang agar menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa.  Kemudian melakukan pemeriksaan untuk memastikan bangunan tempat tinggal tidak mengalami kerusakan yang bisa membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah.

Baca Juga: Gigit Jari! Pemerintah Batalkan Pencairan PMN Senilai Rp3 T Buat Waskita, Dirut Buka Suara

"Kita juga mengimbau masyarakat untuk memperhatikan lokasi titik kumpul yang aman dan akses menuju jalur evakuasi saat terjadi gempa bumi di wilayah masing-masing," katanya. 

Load More