/
Senin, 07 Agustus 2023 | 17:01 WIB
Ilustrasi garis polisi. ([Shutterstock])

Suara Sumatera - Sebuah video yang memperlihatkan warga saling serang menggunakan tombak dan kapak beredar di media sosial. 

Dilihat pada Senin (7/8/2023), awalnya tampak beberapa pria tengah memotong ranting pohon. Mereka kemudian menggesernya ke jalan sepatak yang ada di dalam kebun. 

Tiba-tiba datang tiga orang warga dan mendekati pria itu. Situasi kemudian memanas. Kedua kubu lalu mengangkat tombak, kapak, parang siap menyerang sembari mengeluarkan kata-kata bernada ancaman.

Pertikaian pun berujung pertumpahan darah. Saling serang pakai tombak dan kapak terjadi. Perekam video menjerit histeris mengetahui ada satu orang warga yang jatuh terkapar bersimbah darah.

Kasat Reskrim Polres Nias AKP Iskandar Ginting peristiwa terjadi Desa Lahemboho, Kecamatan Alasa, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara, yang berjarak 290 Km dari Medan.  Akibat kejadian tersebut, kata Iskandar,  satu orang warga tewas dan tiga orang lainnya luka-luka.

"Korban meninggal bernama Damatema Lase usia 48 tahun. Untuk lawannya menderita luka-luka," katanya.

Dirinya menjelaskan, dugaan sementara peristiwa dipicu permasalahan lahan setapak.  Pasalnya, Damatema Lase tidak memperkenankan orang lain lewat.

"Cekcok awalnya soal tanah," ucapnya.

Iskandar mengatakan Satreskrim Polres Nias telah menerima laporan polisi dari kedua pihak atas kejadian ini.

Baca Juga: Jeje Gabung PAN di Tengah Skandal Syahnaz Selingkuh Auto Dihujat: Ngatur Istri Enggak Bisa, Mau Ngatur Rakyat

"Saat ini sedang kita selidiki, ada dua laporannya," katanya.

Load More