Suara Sumatera - Sebuah video yang memperlihatkan warga saling serang menggunakan tombak dan kapak beredar di media sosial.
Dilihat pada Senin (7/8/2023), awalnya tampak beberapa pria tengah memotong ranting pohon. Mereka kemudian menggesernya ke jalan sepatak yang ada di dalam kebun.
Tiba-tiba datang tiga orang warga dan mendekati pria itu. Situasi kemudian memanas. Kedua kubu lalu mengangkat tombak, kapak, parang siap menyerang sembari mengeluarkan kata-kata bernada ancaman.
Pertikaian pun berujung pertumpahan darah. Saling serang pakai tombak dan kapak terjadi. Perekam video menjerit histeris mengetahui ada satu orang warga yang jatuh terkapar bersimbah darah.
Kasat Reskrim Polres Nias AKP Iskandar Ginting peristiwa terjadi Desa Lahemboho, Kecamatan Alasa, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara, yang berjarak 290 Km dari Medan. Akibat kejadian tersebut, kata Iskandar, satu orang warga tewas dan tiga orang lainnya luka-luka.
"Korban meninggal bernama Damatema Lase usia 48 tahun. Untuk lawannya menderita luka-luka," katanya.
Dirinya menjelaskan, dugaan sementara peristiwa dipicu permasalahan lahan setapak. Pasalnya, Damatema Lase tidak memperkenankan orang lain lewat.
"Cekcok awalnya soal tanah," ucapnya.
Iskandar mengatakan Satreskrim Polres Nias telah menerima laporan polisi dari kedua pihak atas kejadian ini.
"Saat ini sedang kita selidiki, ada dua laporannya," katanya.
Berita Terkait
-
Pasutri di Jasinga Bogor Meninggal Dunia, Suami Gantung Diri Diduga Gegara Ribut
-
Penumpang Asal Sumsel Meninggal di Bus Saat Antre Naik Kapal di Pelabuhan Bakauheni
-
Diduga Sakit, Seorang Lansia Ditemukan Tewas Membusuk dalam Kontrakan di Palmerah
-
Heboh! Warga Palmerah Temukan Kakek BT Tewas di Rumah, Diduga Sudah Meninggal 3 Hari
-
Breaking News! Mahasiswa UI Ditemukan Tewas dengan Luka Tusuk, Begini Pengakuan Teman Korban
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Alasan Logis Bernardo Tavares Ogah Buru-buru Rekrut Pemain Asing untuk Persebaya
-
Bantah Mahasiswi Unpad Enggan Kuliah Karena Dirinya, Ini Kata Dedi Mulyadi
-
Keberanian Gen Z Mendobrak Tradisi: Mewarisi Tak Harus Mengikuti
-
Perjuangkan Warisan Abad ke-18, Ahli Waris Raja Pagi Sinurat Gugat 12 Pihak ke Pengadilan
-
Gavi Bikin Manchester United Gigit Jari, Red Devils Coba Rayu Carlos Baleba
-
Gempa M3,5 Guncang Bantul, Getaran Terasa hingga Solo dan Magelang
-
Gempuran AI & Medsos, Local Media Community Surabaya Ungkap Jurus Media Lokal Bertahan
-
Bikin Bobotoh Harap-Harap Cemas, Kok Bisa Akun IG 3,1 Juta Follower Thom Haye Hilang?
-
Heboh Jadi Sayembara, Pakar Sebut Besarnya Hadiah Tak Mengubah Standar Hukum Ijazah Gibran
-
Viva Perfect Matte vs Perfect Shine Lip Color, Mana yang Tahan Lama?