Suara Sumatera - Dua orang netizen resmi disomasi kiper PSIS Semarang, Adi Satryo. Hal itu dilakukan Adi karena netizen tersebut telah menghina keluarganya.
Dua netizen itu juga terancam akan diseret ke ranah hukum. Somasi dilayangkan Adi Satryo kepada pemilik akun Instagram @inty6yggbzrf dan @urby98.
Kiper Timnas Indonesia menggandeng Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) untuk kasus ini.
"Somasi/teguran terbuka bagi pemilik akun Instagram @inty6yggbzrf dan @urby98," tulis surat somasi dilansir dari Instagram Adi Satryo dan APPI, Selasa (22/8/2023).
Dalam surat tersebut, Adi Satryo meminta pemilik akun @inty6yggbzrf dan @urby98 muncul dan memberikan penjelasan mengapa menyerang ia dan keluarganya lewat komentar berlebihan. Ia juga ingin keduanya bertemu dan meminta maaf secara langsung.
Adi Satryo menunggu respons kedua oknum tersebut paling lambat tujuh hari sejak somasi dikeluarkan. Jika dalam waktu yang sudah ditentukan tak ada kabar, ia akan membawanya ke ranah hukum.
"Apabila dalam jangka waktu sebagaimana tersebut di atas tidak ada respons yang positif dan permintaan maaf secara langsung dari pemilik akun Instagram @inty6yggbzrf dan @urby98 maka dengan berat hati saya akan melakukan upaya hukum secara pidana dengan membuat laporan ke pihak kepolisian," ucapnya, dikutip dari Bolatimes.com.
Awalnya, Adi Satryo diserang netizen buntut insiden dengan pemain Persib Bandung Arsan Makarin pada 20 Agustus 2023 saat kedua tim berhadapan di Stadion Jatidiri, Semarang.
Adi Satryo disebut menerjang dan menyikut Arsan Makarin di luar kotak penalti hingga winger Persib itu terkapar hingga mengeluarkan darah. Sang pemain yang langsung diganjar kartu merah oleh wasit disebut sudah minta maaf langsung kepada Arsan.
Baca Juga: AFF Pecat Wasit Kontroversional Timnas Indonesia U-23 Karena Terbukti Janggal, Benarkah?
Berita Terkait
-
Profile Emil Audero, Kiper Inter Milan yang Bangga Berdarah Indonesia
-
PSMS Medan Akan Gunakan 4 Kiper untuk Liga 2 2023/2024
-
Arema FC Pamerkan Julian Schwarzer Anak Mantan Kiper Chelsea, Warganet: Ga Dapat Bapaknya Anaknya Pun Jadi
-
YouTuber Windah Basudara Donasi Puluhan Juta buat Mantan Kiper Timnas Kurnia Meiga
-
Bahaya Penyakit Papiledema yang Diderita Mantan Kiper Timnas Kurnia Meiga, Bisa Picu Kebutaan hingga Tumor Otak
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Fantastis! Gaji Setahun Cristiano Ronaldo Bisa Biayai Skuad Almeria Dalam 12 Tahun
-
Isu Riders Fajar SadBoy Ribet, Manajer Beri Bantahan: Tiket Cuma 2 pun Kami Jalan
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek
-
Klub Spanyol yang Dibeli Cristiano Ronaldo Ini Ternyata Pernah Diperkuat Striker Thailand
-
Kantongi Sertifikat, Pertamina Bisa Jual Avtur dari Minyak Jelantah Secara Global
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Followers Almeria Melonjak Jadi 2,8 Juta usai Dibeli Cristiano Ronaldo, Sebelumnya Hanya 10 Ribu
-
Viral Harimau Sumatera Muncul Lagi di Agam, BKSDA Sumbar Pasang 6 Kamera Jebak!
-
Fajar Sadboy Akhirnya Bicara soal Diludahi Indra Frimawan: Dia Sudah Minta Maaf