Suara Sumatera - Aktor Pierre Gruno masih tak terima harus dipenjara gara-gara menganiaya korban Giri Budisetiawan di salah satu bar kawasan Cilandak, Jakarta pada 30 Juni 2023 lalu.
Walau kasus penganiayaan ini sudah berakhir damai dan Pierre Gruno dilepaskan dari penjara, aktor 65 tahun ini menyesali masalah ini dibawa ke ranah hukum.
Pierre Gruno menganggap Giri tidak jantan karena membawa persoalan ini ke kepolisian. Bahkan Pierre menyebut korbannya banci.
“Buat saya, ini banci lo lapor ke polisi,” tutur Pierre Gruno.
Pierre Gruno mengaku tumbuh di lingkungan yang terbiasa menyelesaikan masalah sendiri. Karena itu menurutnya jika ada masalah gesekan fisik, maka harus diselesaikan lewat perkelahian.
“Otak saya ini masih otak zaman dulu. Jadi kalau lo berantem, misal kurang puas, berantem lagi sampai puas,” jelas Pierre Gruno.
Namun karena masalah ini sudah dibawa ke ranah hukum dan dirinya dipenjara, Pierre Gruno akhirnya meminta perdamaian.
Alasan Pierre Gruno meminta perdamaian karena ia tidak betah berada di dalam penjara. Sebab di bui, sifat premanismenya kambuh lagi.
“Saya nggak mau terulang lagi, di hari tua jadi preman lagi. Gue nggak mau mukulin orang lagi,” imbuhnya.
Baca Juga: Prabowo: Kami Tidak Merasa Malu, Kami Adalah Bagian dari Tim Jokowi
Pierre Gruno pun mengajukan tawaran damai ke Giri Budisetiawan yang akhirnya disetujui. Laporan penganiayaan dicabut dan Pierre Gruno bisa beraktivitas lagi seperti biasa.
“Ya mau nggak mau, damai,” ucap Pierre Gruno.
Berita Terkait
-
Pierre Gruno Masih Tak Terima Masuk Penjara Gegara Kasus Penganiayaan: Banci Lo, Lapor Polisi
-
Kapolres Dairi Diduga Aniaya Dua Anak Buahnya, Kapolda Sumut Turun Tangan Perintahkan Kabid Propam Lakukan Ini
-
5 Fakta Imam Masykur: Korban Pembunuhan Paspampres, Dituduh Jual Obal Ilegal
-
Dua Anggota Polisi Dianiaya hingga Masuk Rumah Sakit, Kapolda Sumut Perintahkan Kabid Propam Periksa Kapolres Dairi
-
BREAKING NEWS! Kapolres Dairi Diduga Aniaya 2 Anggotanya hingga Masuk Rumah Sakit
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring
-
Gus Thuba Kawal Santriwati Polisikan Oknum Pengasuh Yayasan Cabul
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama