Suara Sumatera - Peristiwa pengeroyokan yang berakhir penikaman sehingga mengakibatkan adik bupati Muratara, Devi Suhartoni, Muhammad Abadi meninggal dunia terus disidik oleh pihak kepolisian. Pihak kepolisian terus memburu dua pelaku yang diketahui ialah kakak dan adik.
Setelah pelaku penikaman Muhammad Abadi, pencarian pelaku masih dilakukan pihaknya.
“Semalam saya langsung ke lokasi mengamankan tempat kejadian dan sudah kondusif, ada dua orang yang jadi korban, satu luka berat dan satu meninggal. Korban adik kandung Bupati Muratara,” jelas Kapolres Muratara, Koko Arianto.
Koko Arianto membenarkan akibat aksi penyerangan itu juga memicu aksi balas dendam yang dilakukan pihak korban dengan membakar rumah dari kedua pelaku.
“Untuk pelaku sampai saat ini masih dalam pengejaran. Doakan dalam waktu dekat tertangkap. Untuk masalah kronologis awal, latar belakang penganiayaan, masih kami selidiki,” beber AKBP Koko Arianto Wardhani.
Insiden berdarah hingga aksi bakar rumah ini tak terlepas dari agenda Pilkades Serentak yang akan berlangsung awal Oktober mendatang. Menurut Koko pihaknya akan terlebih dahulu memeriksa sejumlah saksi yang berada di TKP.
“Ya mereka akan kami panggil untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Untuk kronologis lengkapnya, kita belum tahu seperti apa dan apa yang menjadi faktor kejadian itu,” terang Kasat Reskrim Polres Musi Rawas AKP Sopian Hadi melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com.
Berita Terkait
-
Adik Bupati Devi Suhartoni Tewas Ditikam, Pelaku Dendam Diusir Saat Rapat Pilkades
-
Breaking News! Adik Bupati Muratara Tewas Ditikam, Rumah Pelaku Dibakar
-
Kronologi Massa Bakar 6 Rumah Karena Adik Bupati Muratara Devi Suhartoni Tewas Ditikam
-
Muratara Memanas! Adik Bupati Devi Suhartoni Tewas Ditikam, 6 Rumah Dibakar
-
Detik-Detik Adik Bupati Muratara Devi Suhartoni Tewas Ditikam, Rumah Dibakar
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
DPRD Sulsel Minta Proyek PSEL Makassar Dihentikan
-
Choi Minho SHINee Pamer Teknologi AI Rumah Pintar yang Makin Personal Milik LG
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka