Suara Sumatera - Sebanyak 6 rumah di Desa Belani Kecamatan Rawas Ilir Muratara Sumatera Selatan dibakar massa, yang disinyalir ialah buntut dari peristiwa penikaman yang dialami adik bupati Muratara Devi Suhartoni, Abadi.
Informasinya dua pelaku Arwan dan Ariansyah yang juga merupakan warga Desa Belani, Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Muratara mengeroyok sekaligus menikam.
Insiden kejadian pembakaran diketahui berlangsung cepat, setidaknya enam rumah terbakar. "Rumah yang dibakar massa ini bukan hanya rumah terduga pelaku, tapi juga rumah sepupu terduga pelaku," kata salah satu warga.
Melansir suaralinggau.com-jaringan Suara.com, Kapolres Muratara, AKBP Koko Arianto Warani membenarkan jika korban sudah meninggal, dan rumah pelaku dibakar massa yang marah.
Kepolisian setempat mengimbau agar masyarakat menahan diri dalam situasi yang tengah mencekam.
“Kami meminta kerjasama dari keluarga korban untuk menemukan pelaku. Kepada pelaku, kami himbau untuk menyerahkan diri,” tambah Koko Arianto Warani.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa 5 September 2023 sekira pukul 19.00 WIB, saat itu korban sedang mengikuti rapat internal di desa setempat, terkait Pilkades.
Tiba-tiba, datang dua pria bernama Arwan dan Ariansyah mau ikut bergabung dalam rapat. Tapi, keduanya tidak diperkenankan oleh korban ikut rapat.
Akhirnya kedua pelaku pulang dan kembali lagi ke TKP dan melakukan pengeroyokan terhadap korban yang mengakibatkan korban luka parah, dan dilarikan ke Puskesmas Bingin Teluk
Karena kehilangan banyak darah dan luka yang dialami sangat parah, sekira pukul 21.00 WIB korban meninggal dunia dan langsung dibawa ke rumah duka
Berita Terkait
-
Breaking News! Adik Bupati Muratara Tewas Ditikam, Rumah Pelaku Dibakar
-
Muratara Memanas! Adik Bupati Devi Suhartoni Tewas Ditikam, 6 Rumah Dibakar
-
Detik-Detik Adik Bupati Muratara Devi Suhartoni Tewas Ditikam, Rumah Dibakar
-
Kualitas Udara Palembang Memburuk Karena Kabut Asap, Apa Sengaja Dibakar?
-
Dituntut 2 Tahun Penjara Karena Konten Makan Daging Babi, Lina Mukherjee Tak Terima
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi