Suara Sumatera - Permintaan maaf Oklin Fia tak cukup meluluhkan hati Umi Pipik untuk mencabut laporannya di kepolisian.
Umi Pipik menginginkan laporannya terhadap Oklin Fia tetap diproses sampai ada putusan pengadilan.
Menurut Umi Pipik, permintaan maaf saja tidak cukup untuk membuat jera orang-orang serupa Oklin Fia yang membuat konten berbau pornografi.
"Kalau ujung-ujungnya minta maaf nanti semua orang akan, 'ya udah deh, bikin konten (tidak baik). Toh ujung-ujungnya minta maaf, selesai,' gitu," kata Umi Pipik.
Padahal kata ibunda Abidzar Al Ghifari ini, ada aturan dalam membuat konten di media sosial yang harus diikuti.
"Kita tidak boleh mempertontonkan yang urusannya dengan pornografi gitu, kan. Di sosial media itu ada undang-undangnya," ucap Umi Pipik.
Dilanjutkannya proses hukum terhadap Oklin Fia ini menurut janda almarhum Uje ini, untuk menyadarkan orang bahwa dalam membuat konten itu ada tanggung jawab sosialnya.
"Jadi supaya yang membuat konten itu paham bahwa kita hidup itu tidak dia doang dengan kameranya. Tapi ada anak kecil yang semua bisa mengakses gitu," ujar Umi Pipik.
Baca Juga: 5 Potret Ji Chang Wook di Drakor The Worst of Evil, Jadi Detektif Pemberani
Berita Terkait
-
Abigail Manurung Makin Viral Usai Konten Bercyanda, Dosen UGM Curhat Begini di Twitter
-
Reaksi Umi Pipik Dengar Kabar Oklin Fia Jadi Duta MUI: Masa Iya?
-
Silang Pendapat Umi Pipik dengan Keluarga Uje Soal Wali Nikah Adiba Khanza
-
Umi Pipik Beberkan Alasan Tetap Proses Laporan Oklin Fia Meski Sudah Minta Maaf
-
Pelamar Kerja Wajib Tahu! Vina Muliana Sebut 80 Persen Rekruter Lakukan Media Sosial Checking
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus