Suara Sumatera - Penyanyi Syahrini kembali menuai sorotan usai pengakuannya yang menyebut mandi air zamzam viral di media sosial.
Pernyataannya tersebut terungkap dari cerita kepergian ibundanya yang hendak berangkat ke Tanah Suci Mekah. Saat ditanya oleh-oleh, Syahrini minta dibawakan air zamzam.
Syahrini pun mengungkapkan air zamzam tersebut digunakannya untuk mandi lantaran bisa memberikan efek putih pada kulit. Menurutnya, mandi air zamzam bisa membuat kulit putih dan nyaman.
Ungkapan Syahrini yang mengaku mandi air zamzam itu kemudian diserbu komentar warganet. Tak sedikit yang menyebut sang artis mengada-ada dan berbohong.
Lalu siapakah Syahrini, artis yang mengaku mandi air zamzam?
Profil Syahrini
Penyanyi bernama lengkap Rini Fatimah Jaelani tersebut lahir pada 1 Agustus 1982 di Bogor, Jawa Barat. Ia beragama Islam.
Syahrini yang merupakan Sarjana Hukum Universitas Pakuan Bogor ini merupakan putri pasangan Wati Nurhayati dan mendiang Dadang Zaelani.
Artis yang kerap dipanggil dengan sebutan Incess alias princess tersebut mempunyai saudara kandung bernama Aisyahrani dan Ridwan Jaelani
Kisah asmara wanita yang punya hobi berkuda itupun berliku. Namun, pada akhirnya ia menikah dengan Reino Barack yang merupakan pengusaha pada 2019.
Baca Juga: Setjen DPR Terima Masukan Sivitas Akademika UMY dan AIPI Guna Kemajuan Keparlemenan
Syahrini mulai dikenal setelah duet dengan Anang Hermansyah membawakan lagu berjudul Jangan Memilih Aku pada 2009 silam.
Kala itu, lagu tersebut sukses besar dan akhirnya Anang pun kembali merilis single tersebut di Kuala Lumpur, Malaysia. Tidak sampai di situ, mereka kembali merilis single kedua yang berjudul Cinta Terakhir dan single inipun meraih kesuksesan yang sama.
Selang beberapa bulan, Anang Hermansyah mengaransemen ulang lagu Aku Tak Biasa untuk dibawakan Syahrini. Namun kerjasama mereka berakhir sampai di sana saja.
Nama Syahrini dalam dunia musik bisa dikatakan sukses dimana ia pernah mendapat penghargaan dengan gelar Penyanyi Terpopuler di SCTV Awards dan Penyanyi Wanita Paling Inbox di acara Inbox Awards.
Dia juga pernah dinobatkan sebagai Artis Trendmaker 2011 karena gaya bicara dan fashion yang sering ia gunakan. Bisa dikatakan jika Incess Syahrini merupakan trend fashion wanita.
Syahrini ketika itu diketahui mencetuskan gaya bicara "Alhamdulillah ya, sesuatu banget" yang menjadi trend di kalangan anak muda. Dia juga iseng menamai tata riasnya, seperti Jambul Khatulistiwa dan Bulu Mata Anti-Tsunami.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Kronologi Kades Lumajang Diserang 15 Pria di Rumah Sendiri, Awalnya Bertamu Lalu Brutal
-
Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu
-
Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Tumbang dari Malaysia, Timnas Indonesia Wajib Kalahkan Vietnam
-
Dituntut 11 Tahun, Mantan Kepala Bank di BSD Hanya Divonis 1 Tahun Penjara
-
Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar
-
Segera Tayang di Indonesia, 5 Alasan Film Horor Korea Salmokji Layak Dinantikan
-
Warga Karawang dan Bandung Dominasi Pelamar di Nyari Gawe, Ini Sebarannya!
-
Langgar Aturan BPOM? Penggunaan Visual Bayi di Pionir AMDK Menuai Polemik
-
Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah