Suara Sumatera - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya menyebut Presiden Jokowi merupakan tokoh sepuh.
Pernyataan ini disampaikan Gus Yahya ketika menghadiri Launching dan Sosialisasi Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama (GKMNU) di Jawa Barat (Jabar).
Awalnya Gus Yahya menyampaikan tidak akan pernah berdamai dengan siapapun, yang tidak mau mengikuti Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Pancasila, UUD 45 dan Bhinneka Tunggal Ika.
"Tidak demi apapun, tidak demi jabatan, tidak demi kekuasaan, tidak demi kepengen jadi presiden atau wakil presiden, tidak ada tawar-menawar," katanya dalam video yang diunggah akun TikTok @sut.budiharto dilihat Selasa (3/10/2023).
Gus Yahya lalu membeberkan jika Jokowi merupakan tokoh sepuh NU yang tergabung dalam anggota Dewan Pengampu NU.
"Lima orang anggota dewan pengampu itu adalah pertama Insinyur Haji Joko Widodo, kedua Kiai Haji Ahmad Mustofa Bisri, ketiga Kiai Haji Ma'ruf Amin, keempat Kiai Haji Miftahul Akhyar, dan kelima Nyai Hajah Sinta Nuriyah," ungkapnya.
Gus Yahya menjelaskan para Dewan Pengampu ini dipilih sebagai tokoh dan sesepuh NU.
"Kalau saya sebut tadi ada Insinyur Haji Joko Widodo dan Kiai Haji Ma'ruf Amin itu adalah sebagai tokoh dan sesepuh Nahdlatul Ulama terlepas dari jabatan-jabatan apapun yang disandangnya," jelas Gus Yahya.
"Maka sekarang telah kita tunjukan kepada seluruh dunia bahwa insinyur Haji Joko Widodo itu orang NU," sambungnya.
Baca Juga: Ogah Dianggap Setara dengan PSI, PDIP Disebut Pasang Mode Jaim ke Kaesang
Dalam narasi pengunggah video menyampaikan pernyataan Gus Yahya ini merupakan sindiran buat pasangan bacapres Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.
"Cak Imin dan PKB bagian kena sindir amat menohok," tulisnya dalam video.
Diketahui, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menyebut dirinya sudah NU atau menjadi warga Nahdliyin sejak lahir.
Meski begitu, Cak Imin mengaku tidak pernah membawa-bawa Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam aktivitasnya terkait Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
"Saya nggak pernah bawa-bawa itu. Saya tidak pernah bawa-bawa PBNU, tetapi saya dari lahir sampai sekarang orang tahu saya NU (Nahdlatul Ulama),” kata Muhaimin di NasDem Tower, Jakarta.
Tag
Berita Terkait
-
Kala Jokowi Irit Bicara Ditanya APBN jadi Jaminan Utang Kereta Cepat
-
Padahal Dulu Menentang Keras, Kenapa FX Rudy Kini Setuju Jokowi Jadi Ketum PDIP?
-
FX Rudy Setuju Usulan Jokowi Jadi Ketum PDIP Gantikan Megawati
-
Gibran Dipinang Jadi Cawapres Prabowo, Respons FX Rudy: Bukan karena Anak Presiden, Tapi..
-
FX Rudy Beri Lampu Hijau Jokowi Ketua Umum PDIP Gantikan Megawati, Gibran Enggan Ikut Campur
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar