“Terhadap Yani, orang muda, yang cukup aku kenal dari dekat semenjak dia menjadi wakilku sebagai Kepala Staf KOTI. Orang ini cerdas, daya tangkapnya cepat sekali dan tahu bagaimana pengembangan perintahku dilakukan,” kata Sukarno.
Setelah menilai semua calon, Sukarno memanggil Kolonel Sabur, Komandan Tjakrabirawa.
“Sabur, jam berapa besok pagi ada waktu yang kosong?” tanya Bung Karno.
Sabur lalu membuka buku catatannya melihat agenda presiden. “Jam 09.00 pak,” jawab Sabur cepat.
Presiden Sukarno lalu memerintahkan Sabur memanggil Ahmad Yani.
“Coba besok pagi Jendral Ahmad Yani dipanggil ke istana. Aku ingin bicara empat mata dengannya,” ujar Sukarno.
Esok hari, Ahmad Yani datang menghadap Sukarno. Keduanya terlibat pembicaraan serius. Setelah itu Presiden Soekarno menetapkan Ahmad Yani sebagai KSAD.
Pelantikan Yani sebagai KSAD berlangsung sepuluh hari kemudian di istana tepatnya 23 Juni 1962. Pelantikan disaksikan para jenderal dan tamu undangan.
Mayjen Soeharto tidak datang di acara pelantikan itu. Saat pelantikan Yani, Sukarno meminta dukungan tamu undangan terhadap Yani.
Baca Juga: Tata Cara Screenshot di Laptop Pakai Aplikasi Paint, Gampang Diterapkan!
“Saudara-saudara sejak saat sekarang ini lebih-lebih lagi diharap dari saudara-saudara untuk memberikan saudara-saudara tenaga sepenuh-penuhnya, semaksimum-maksimumnya kepada perjuangan simultan membebaskan Irian Barat. Kepada Mayor Jenderal Yani terutama sekali di bidang miiter,” pidato Sukarno. Pangkat Yani dinaikkan menjadi Letnan Jenderal.
Berita Terkait
-
Sejarah National Boyfriend Day 3 Oktober, Diperingati untuk Beri Servis ke Pasangan
-
Akmal Malik Jadi Pj Gubernur Kaltim, Pengamat Politik: Paling Paham Soal Pemerintahan
-
Sejarah Hari Batik Nasional, Dimulai Era Soeharto hingga Alasan Dirayakan Setiap Tanggal 2 Oktober
-
Survei Indikator: Elektabilitas Ganjar Di Jatim Menang Telak, Prabowo-Anies Terkapar
-
Dibanding Erick Thohir, Mayoritas Warga NU Cenderung Pilih Ridwan Kamil Jadi Cawapres
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar