Suara Sumatera - Kasus kopi sianida yang menewaskan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Wongso kembali menjadi perbincangan usai munculnya film dokumenter berjudul Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso di Netflix.
Film dokumenter tersebut membawa kembali ke tahun 2016 silam perihal orang-orang yang terkait dalam kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin. Salah satunya di antaranya ibu kandung Mirna yakni Ni Ketut Sianti.
Kembali ke saat itu, ketika persidangan kasus kematian sang anak berlangsung, Ni Ketut Sianti jarang terlihat di media.
Namun kabarnya dia terus memantau perkembangan kasus dari berita di televisi.
Ni Ketut Sianti sempat hadir dalam sesi wawancara bersama salah satu televisi swasta. Saat itu dia membicarakan tentang almarhum Mirna yang diakui sangat dekat dengannya.
"Semua anak saya itu dekat semua, terutama Mirna. Dia kan anak pertama dari kembar. Itu benar-benar kalau ngobrol sama dia seperti teman, dia curhat, saya juga curhat, apa aja diomongin," sebutnya dikutip dari kanal YouTube Kompas TV.
Hal tersebut berbeda dari Edi Darmawan Salihin, ayah Mirna yang ngotot menuding Jessica Wongso sebagai pelaku.
Ternyata ada alasan di balik kemunculan Ni Ketut Sianti yang jarang di hadapan publik selama kasus berjalan. Dia mengaku syok atas kematian Mirna.
"Belum kuat, ya. Namanya anak, saya yang lahirin, terus hilangnya begitu saja. Terus juga tahu sendiri media kalau sudah ngomong, saya nggak tahan deh pemberitaannya, akan sedih, nggak tahu mau ngomong gimana. Belum siap pokoknya," ungkapnya.
Baca Juga: Jokowi Tertawa saat Lagu KSAD Dudung Dinyanyikan di HUT TNI ke-78: Presiden Ngopi, Panglima Ngopi
Selama hampir 8 tahun sejak kematian Mirna Salihin, Ni Ketut Sianti menjalani kehidupan yang tertutup. Dia juga mengaku telah memaafkan Jessica Wongso yang dijatuhi hukuman penjara selama 20 tahun pada Oktober 2016.
"Jessica sudah saya maafkan, tapi jalannya hukuman harus dilaksanakan," ungkap Ni Ketut Sianti.
Kembaran Mirna Salihin, Sandy Salihin hingga kini tak pernah membagikan kabar maupun potret terkini ibunya. Ni Ketut Sianti juga tak muncul di dokumenter Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso.
Diketahui, Ni Ketut Sianti adalah istri pertama Edi Darmawan Salihin, ayah Mirna. Keduanya sudah bercerai, tapi tidak diketahui kapan tepatnya.
Ni Ketut Sianti merupakan perempuan asal Banjar Teges Gianyar, Bali.
Setelah berpisah dari Ni Ketut Sianti, Edi Darmawan menikah lagi dengan perempuan muda pada 2019 silam. Namun belum diketahui apakah Ni Ketut Sianti juga menikah lagi atau tidak.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana