Suara Sumatera - Video seorang siswi SMA diduga menjadi korban bullying atau perundungan viral di media sosial (medsos). Para pelaku menarik jilbab dan memegangi bagian sensitif korban.
Dilihat dari akun instagram @seputaran.binjai, tampak korban sedang sibuk merapikan jilbabnya di dalam kelas. Korban lalu didatangi beberapa siswi SMA yang memakai seragam Pramuka.
Selanjutnya jilbab korban ditarik. Bukan itu saja, teman sekelas korban juga memegang bagian vital korban di dadanya.
"Tolong dong ditindaklanjuti atas kelakuan siswi SMAN 1 Stabat atas kelakuannya, waktu diklarifikasi katanya bercanda emang ada bercanda seperti itu dan emang ada bercanda pegang bagian vital," tulis penjelasan dalam video dilihat Minggu (15/10/2023).
Kasi Humas Polres Langkat AKP Yudianto melansir SuaraSumut.id mengaku pihaknya telah mendapatkan informasi terkait video dugaan bully tersebut.
"Namun sampai saat ini kita belum mendapatkan laporan resmi," katanya.
Personel Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Sat Reskrim Polres Langkat akan menindaklanjuti video dugaan bullying tersebut.
"Dengan melacak kebenaran apakah benar di situ, tentu koordinasi dengan guru-gurunya," jelasnya.
Dalam menuntaskan persoalan anak di bawah umur, kepolisian mengutamakan pendekatan yang memberikan perlindungan kepada anak.
Baca Juga: Lewat Kopdar, Pena Mas Ganjar Dicurhati Sopir Angkutan Umum di Kota Semarang
"Untuk itu (mediasi) tentu kalau sudah diketahui korban dan terduga pelakunya," katanya.
Berita Terkait
-
Viral Video Siswi SMA di Langkat Diduga Jadi Korban Bully-Dada Dipegang Teman Kelas, Ini Kata Polisi
-
Mau Hits di TikTok? Ikuti 10 Tips Ini agar Kontenmu Dibanjiri Penonton!
-
Profil Endang Suhendar, Pria yang Viral Bagi-bagi Uang dari Atas Mobil
-
Apa Arti Day Since Tren yang Viral di Tiktok?
-
Polisi Buru Pengemudi Mobil Ferrari dan Pajero Sport yang Lakukan Balapan Liar di Palembang
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik
-
BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla
-
Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan
-
1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak
-
DPR Respons Wacana Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu
-
Zulhas: Anggota Dewan Hingga Menteri PAN Wajib Potong Gaji Sebulan Demi Rakyat NTT
-
Misbakhun Tegaskan SOKSI Siap Jadi Pendulang Suara Golkar di Pemilu Mendatang
-
Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?