SuaraSumedang.id - Setelah Irjen Ferdy Sambo ditempatkan di ruang khusus pasca peristiwa penembakan Brigadir J, suasana Markas Komando (Mako) Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat tampak masih sepi.
Insiden penembakan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di rumah dinasnya, Komplek Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
Pantauan Suara.com, terdapat dua kendaraan taktis barracuda, dan enam motor trail terparkir di depan Mako Brimob.
Tak hanya itu, sejumlah personel Brimob yang mengenakan seragam loreng pun bersiaga di depan gerbang Mako Brimob.
Berikut fakta-fakta Ferdy Sambo ditempatkan di Mako Brimob.
1. Tak bisa dijenguk istri
Setelah ditempatkan di Mako Brimob, Ferdy Sambo masih dilarang menerima besuk pihak keluarga.
Bahkan, sang istri Putri Candrawathi dilaporkan menangis lantaran tak mendapat izin menjenguk suaminya di ruang isolasi Mako Brimob.
2. Dua orang jadi tersangka
Baca Juga: Perkosa Anak di Bawah Umur, Seorang Pemuda Ditangkap
Dalam kematian Brigadir J, kembali ditetapkan tersangka baru yakni Brigadir RR.
Dia dijerat dengan pasal pembunuhan berencana. Penetapan tersangka itu setelah tim khusus bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo lebih dahulu menempatkan Bharada E sebagai tersangka kasus ini.
Brigadir RR diketahui merupakan ajudan Putri Candrawathi, sementara Bharada E adalah sopir dari istri Ferdy Sambo tersebut.
"Bharada E dan Brigadir RR masing-masing adalah sopir dan ajudan ibu PC," kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian, Minggu, (7/8/2022).
3. Dijerat pasal berbeda
Bharada E dikenakan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. Sedangkan Brigadir RR dijerat Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana.
Berita Terkait
-
Bharada E Tak Tahu Istri Ferdy Sambo jadi Korban Pelecehan
-
Bharada E Ngaku Dapat Tekanan Atasan, Kronologi Penembakan di Rumah Ferdy Sambo Cuma Rekayasa Polisi?
-
2 Bukti Sudah Cukup Jadikan Ajudan Istri Ferdy Sambo Sebagai Tersangka Kasus Brigadir J
-
Soroti Kasus Pembunuhan Brigadir J, Dewi Tanjung Sebut Skenario Sang Jenderal Senjata Makan Tuan
-
Ferdy Sambo Ditempatkan di Mako Brimob untuk Melancarkan Pemeriksaan
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
Redam Penolakan Warga, Pemkot Bogor Ajak Warga Kayumanis Studi Banding ke China Soal PSEL
-
Ponsel Misterius Motorola Lolos Sertifikasi Komdigi, HP Lipat Gahar Razr Fold?
-
Apa Beda Waterproof dan Transferproof? Ini 5 Cushion dengan Dua Kelebihan Sekaligus
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
-
Kronologi Maut Bus ALS di Muratara: Berawal dari Percikan Api hingga Terbakar Hebat, 16 Tewas
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Buntut IG Diretas dan Bikin Gaduh, Akun Ahmad Dhani Kini Disita Mulan Jameela: Saya Dimarahin
-
DBH Sawit 4 Persen, Riau Harus Prioritaskan Bangun Jalan dan Jembatan