SuaraSumedang.Id - Catatan buruk selama tiga pertandingan awal mengarungi kompetisi sepak bola tertinggi tanah air membuat Robert Alberts harus bernasib sial.
Pelatih kawakan asal negeri kincir angin itu harus memutus kerja sama dengan Persib.
Tiga pertandingan yang telah dilakoni di Liga 1 2022-23, Persib sama sekali meraih satu pun kemenangan jadi hasil sangat buruk bagi Persib.
Robert Alberts hari ini, Rabu (10/8/2022) resmi untuk mundur sebagai pelatih Persib. Keputusan mundur pelatih asal Belanda seperti dikutip dari laman resmi klub diambil demi kebaikan Maung Bandung.
"Keputusan mundur dari pelatih kepala merupakan sikap yang diambil Robert. Langkah itu diambil demi kebaikan PERSIB," tulis pernyataan resmi Persib Dilansir dari blitz.suara.com, 10 Agustus 2022.
Diketahui, juru taktik asal Belanda tersebut datang pertama kali ke Persib pada 2019 lalu.
Saat itu, dia direkrut dari PSM Makassar yang telah melatih laskar Juku Eja pada musim kedua.
Musim pertamanya melatih PSM terjadi pada 2010. Sebelumnya ia menjadi pelatih Arema Indonesia, klub pertamanya di Liga Indonesia.
Kala melatih Singo Edan, Robert mengkilap dengan langsung mempersembahkan gelar. Arema saat itu menjadi juara Indonesia Super League 2009-10.
Baca Juga: Ribuan Bobotoh Geruduk Graha Persib, Robert Alberts Tinggalkan Kursi Pelatih
Catatan Robert sebelum ke Indonesia pun cukup bersinar. Diberitakan sebelumnya dia bersama Kedah FA di Malaysia, ia memberikan dua gelar. Lalu saat melatih di Home United di Singapura, satu gelar turut dipersembahkan.
Mengutip dari data Transfermarkt, Robert selama tiga musim di Persib melakoni 86 pertandingan dengan 43 kali meraih kemenangan, 25 hasil imbang dan 18 kali kalah.
Selama 86 pertandingan itu juga, Persib tercatat mencetak 132 gol dan kebobolan sebanyak 91 kali.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata