/
Kamis, 11 Agustus 2022 | 16:14 WIB
Ilustrasi parkir motor. deretan sepeda motor yang diparkir sesuai merk. (Instagram/@inijawatimur)

SuaraSumedang.id - Kepala Dishub Sumedang, Tono Suhartono mengatakan, soal penerapan parkir berlangganan di Kabupaten Sumedang belum optimal.

Sehingga, kata dia, pihaknya terus melakukan evaluasi dan berharap di tahun ketiga penerapan parkir berlangganan bisa optimal.

Untuk mencapai optimalisasi penerapan parkir berlangganan di Kabupaten Sumedang itu, Tono mengatakan terus berupaya meningkatkan retribusi.

Terhitung hingga Agustus 2022 catatan retribusi (pungutan) parkir berlangganan di Kabupaten Sumedang sudah menembus angka Rp1 milyar lebih.

"Tentunya kami jajaran Dishub Sumedang terus berupaya meningkatkan pendapatan dari retribusi parkir berlangganan, dan sebagai catatan retribusi parkir hingga Agustus ini telah menembus angka Rp1 milyar lebih," kata Tono, dilansir dari sumedangkab.go.id.

Tono mengklaim parkir berlangganan yang diterapkan Pemkab Sumedang menjadi rujukan daerah lainnya di Jawa Barat.

"Alhamdulillah walaupun Sumedang baru masuk tahun kedua dalam penerapan parkir berlangganan, tetapi sudah banyak daerah lain di Jawa Barat yang datang untuk studing banding," kata Tono, Kamis (11/8/2022).

Bagi Pemkab Sumedang, khususnya Dishub Sumedang ini menjadi suatu kebanggaan tersendiri, sekaligus menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja agar pendapatan dari parkir berlangganan  lebih optimal.

Baca Juga: Begini Alasan Polri Tak Ungkap Motif Pembunuhan Brigadir J

Load More