Suara.com - Pemprov DKI Jakarta bakal memberlakukan integrasi tarif transportasi mulai bulan Agustus ini. Regulasi ini baru hanya berlaku bagi moda bus Transjakarta, Mass Rapid Transit (MRT), dan Light Rapid Transit (LRT).
Namun, Pemprov DKI sampai saat ini belum pernah menyatakan akan melibatkan Ojek Online (Ojol) dalam kebijakan tersebut.
Saat ditanya, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Syafrin Liputo mengatakan sampai saat ini pihaknya baru melibatkan tiga moda tersebut. Belum ada rencana lebih jauh mengenai akan melibatkan Ojol.
"Untuk tarif integrasi adalah tarif yang dikenakan bagi masyarakat yang biasanya menggunakan lebih dari satu moda," ujar Syafrin saat dikonfirmasi, Senin (8/8/2022).
Dengan adanya aturan ini, maka masyarakat hanya perlu membayar Rp10 ribu jika berpindah antar tiga moda itu. Tarif ini dinilainya lebih murah karena jika tak diintegrasikan bayarannya bisa lebih dari Rp10 ribu.
"Masyarakat yang biasanya menggunakan lebih dari satu moda, misalnya biasa menggunakan MRT Rp14ribu dan melanjutkan transjakarta Rp3500 maka saat tarif integrasi berlaku maka yang bersangkutan cukup membayar Rp10 ribu," ucapnya.
Sementara jika hanya menggunakan satu moda, maka akan tetap dikenakan tarif normal seperti yang berlaku sekarang. Nantinya akan ada kartu khusus untuk integrasi tarif ini.
"Sedangkan untuk tarif pengguna masing-masing moda tetap, misalnya yang bersangkutan hanya naik Transjakarta maka tetap membayar Rp3500, naik LRT saja membayar sesuai tarif berlaku yaitu Rp5000," ucapnya.
Kendati demikian, kebijakan ini belum dijalankan karena masih menunggu Keputusan Gubernur (Kepgub) Anies Baswedan. Jika tidak ada Kepgub itu, maka kebijakan integrasi tarif transportasi belum bisa dijalankan meski sudah ada persetujuan dari DPRD.
Baca Juga: Anies Didesak Cabut Pergub Penggusuran Buatan Ahok, Pemprov DKI Belum Mau Turuti
"Untuk implementasi tarif Integrasi Jaklingko saat ini masih menunggu Keputusan Gubernur, setelah Kepgub terbit diinplementasikan," katanya.
Namun, Syafrin menyebut pihaknya sudah menetapkan target penerapan integrasi tarif pada Agustus ini. Artinya sebelum dijalankan, Kepgub Anies akan keluar dalam waktu dekat.
"Sesuai jadwal bulan ini akan di impelemntasikan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Integrasi Tarif Transportasi Bakal Diterapkan Bulan Ini, Dishub DKI Masih Tunggu Keputusan Anies
-
Pemprov DKI Akui Tak Bisa Cabut Pergub Penggusuran yang Dibuat Ahok di Era Anies
-
Anies Didesak Cabut Pergub Penggusuran Buatan Ahok, Pemprov DKI Belum Mau Turuti
-
Soal Tuntutan Pencabutan Pergub Penggusuran, Pemprov DKI Jakarta: Tidak Bisa Tahun Ini
-
Pemprov DKI Belum Bisa Cabut Pergub Soal Penggusuran Pada 2022, Ini Alasannya
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh
-
Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi
-
Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi
-
Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga
-
Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya
-
KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'
-
Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!
-
Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi
-
Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik