SuaraSumedang.id - Kejutan tersaji di perhelatan olahraga bela diri campuran Ultimate Fighting Championship (UFC) 278, pada Minggu (21/8/2022). Petarung terbaik UFC, Kamaru Usman kalah KO dari Leon Edwards di partai puncak.
Tak ada yang menyangka, Leon Edward mampu menidurkan Kamaru Usman dalam pertarungan lima ronde itu. Namun, Leon terbukti berhasil mengalahkan Usman dan berhak merampas sabuk juara kelas Welter UFC.
Dimulainya ronde pertama, Usman tampil mendominasi oktagon. Beberapa kali pukulan kombinasinya mengenai Leon yang datang sebagai penantang di pertarungan itu.
Namun, Leon berhasil membawa pertarungan ke bawah. Petarung asal Inggris itu sukses menjatuhkan Usman melalui gerakan take down. Usman berusaha untuk bangkit, tapi transisi gerakan Leon justru menyulitkan Usman.
Petarung yang menempati peringkat pertama pound per pound UFC itu, malah terkena kuncian kaki Leon. Lantas Leon mencoba peruntungan dengan berusaha mengunci Usman dengan rear naked choke. Beruntung Usman berhasil menahan tangan Leon yang mencoba melancarkan cekikan ke bagian leher.
Memasuki ronde kedua, Usman mulai bangkit. Petarung asal Nigeria itu mampu mendominasi jalannya baku hantam. Usman pun menunjukkan keperkasaannya bermain ground. Ia beberapa kali berhasil men-take down Leon.
Dua ronde setelahnya pun pertarungan tak banyak berubah. Usman mampu melancarkan serangan demi serangan ke lawannya. Sementara Leon, hanya bisa bertahan dan terus merapatkan punggungnya ke jaring oktagon guna melakukan pertahanan agar tak dijatuhkan Usman.
Saat jeda sebelum bel berbunyi tanda masuknya ronde terakhir, pelatih Leon tampak memarahi anak asuhnya yang bertarung tidak seperti biasanya.
Leon hanya memiliki dua cara guna memenangkan pertandingan. Ia sudah tak mungkin menang angka dari Usman yang unggul selama empat ronde penuh berdasarkan penilaian juri.
Baca Juga: Puan Maharani Dukung Sikap Tegas Kapolri Copot Petinggi Polri yang Terlibat Praktik Ilegal
Selain membuat KO atau TKO Usman, jalan lain yang bisa dilakukan Leon untuk merampas sabuk juara dari Usman yakni dengan kuncian.
Namun, tak ada yang menyangka, di ronde kelima, saat pertarungan menyisasakan waktu sekitar dua menit lagi, Leon berhasil melepaskan tendangan ke arah kepala Usman.
Alhasil, Usman pun langsung ambruk dan kesadarannya menghilang. Leon tampak mengetahui kemenangan sudah di depan matanya. Ia tak melakukan pukulan finish.
Wasit pemimpin laga, Herb Dean langsung mengehentikan pertandingan dengan kemenangan melalui TKO untuk Leon. Semua penggemar ajang olahraga seni bela diri campuran tak ada yang menyangka Leon bakal keluar sebagai pemenang.
Pasalnya, Leon tak diunggulkan dalam pertarungan itu. Selain itu, di pertandingan terakhirnya, Leon hanya mampu menang angka saat melawan Nate Diaz di UFC 263 pada pertengahan Juni 2021. Bahkan Diaz nyaris saja membuat Leon kalah TKO dalam laga itu.
Namun, kini semua mata tertuju pada petarung berusia 30 tahun itu. Leon berhak atas sabuk juara kelas Welter UFC. Ia berhasil membungkam semua orang yang meragukan kemampuannya di dalan oktagon.
Berita Terkait
-
Petarung Indonesia Jeka Saragih Jalani Latihan Intensif Jelang Tampil di UFC 280
-
Netflix Rilis Poster Film Korea 'Seoul Vibe' dengan Vibe 1980-an
-
Kecewa meski Menang TKO atas Monster Asal Brasil, Petarung UFC Ini Minta Langsung Disabung Lagi
-
Berteman Dekat, Karina aespa Berikan Hadiah untuk Mantan Trainee SM
-
6 Fakta Menarik Tentang Ko Woo Rim, Calon Suami Atlet Kim Yuna
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan
-
Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC