SuaraSumedang.id - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan, pihak Polri akan memberikan pendampingan psikologi dan lain-lain terhadap anak-anak pasangan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Pasalnya, setelah Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan berencana yang menewaskan Brigadir J.
Dedi pun menjelaskan, bahwa pendampingan tersebut akan diberikan langsung oleh Biro Psikologi Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Mabes Polri.
Korps Bhayangkara diketahui memiliki Biro Psikologis SSDM Mabes Polri yang bertugas mendukung tugas operasional kepolisian.
Sejak Putri Candrawathi ditetapkan sebagai tersangka, muncul pemberitaan yang menyertakan foto-foto menampilkan wajah anak-anak Ferdy Sambo.
Kondisi tersebut dampak dari tindakan sadis Ferdy Sambo yang terlibat dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.
Sebagaimana dilansir dari SuaraJabar.id, Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi atau Kak Seto mendesak Polri untuk melindungi anak-anak Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
"Kami mendesak keluarga besar Polri juga bisa melindungi anak-anak," kata Kak Seto.
Kak Seto menambahkan, bahwa LPAI nanti akan berkoordinasi dengan Mabes Polri agar bisa memberikan perlindungan terhadap anak-anak pasangan suami-istri tersebut.
Baca Juga: Prediksi Persib vs Bali United, Jadwal Siaran Langsung BRI Liga 1 2022/2023 Sore Ini
Sehingga tidak hanya anak-anak di luar sana, melainkan dengan anak-anak dari keluarga Polri juga turut dilindungi oleh LPAI.
Menurut Kak Seto, perlu membedakan perlakuan terhadap anak-anak kedua pasangan ini untuk memberikan perlindungan terutama yang masih berusia di bawah 18 tahun.
Pentingnya peran keluarga besar dan keluarga Polri ikut andil menunjang kondisi fisik maupun psikis anak yang jauh dari kedua orangtua.
"Mohon anak-anak dipisahkan dari kasus orantuanya. Harus ada peran entah itu dari keluarga atau dari institusi Polri itu sendiri," kata Kak Seto.
Kak Seto menerangkan, pentingnya Undang-Undang (UU) Perlindungan Anak diharapkan mampu melindungi anak dari tindak kekerasan termasuk menjamin hak dan kebebasan mereka.
Kemudian, Kaka Seto menyarankan agar anak-anak Ferdy Sambo untuk sementara waktu untuk tidak menggunakan media sosial, dan sebaiknya menjalani pendidikan informal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Prabowo Mau Stop Impor BBM: Kita Akan Swasembada Energi
-
Portugal Unjuk Gigi Lumat Uzbekistan! Inikah Tahun Kejayaan Ronaldo di Piala Dunia Terakhirnya?
-
Kasus Video JK: Pelapor Ade Armando dan Abu Janda Kecewa Laporannya Dilempar ke Polda Metro
-
IHSG Hancur Lebur! Anjlok 3,56% ke Level 5.883, Asing Ramai Jual BMRI dan DSSA
-
Hakim Sebut Tak Terbukti Berperan Aktif, Raudi Akmal Kini Jadi Tersangka Dana Hibah pariwisata
-
Saat Tentara Harus Pegang Cangkul: Tamparan untuk Birokrasi Sipil Kita
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba
-
Genset Diesel vs Bensin: Mana yang Lebih Efisien untuk Rumah Tangga saat Mati Listrik?
-
Kapolda Jabar Beberkan Kronologi Lengkap Detik-Detik Penangkapan Buron Taufik Hidayat
-
Bukan Menolak Lirboyo, Ini Sebenarnya yang Terjadi Saat Munas di Ploso