Suara.com - Seorang emak-emak curhat akses masuk hingga tempat jualannya tertutup akibat ada salah satu TikToker yang sedang membuat konten borong dagangan di minimarket.
Curhatan tersebut ia unggah melalui video TikTok.
Video tersebut kemudian diunggah ulang oleh akun Instagram @igtainmenttt pada Senin (22/08/22).
"Jadi ibu ini kayaknya kesel karena salah satu konten kreator di Tiktok borong satu minimarket dan dibagiin ke orang-orang. Terus jadi ramai dan nutupin jualan dia. Gimana pendapat kalian?" tulis akun pengunggah video.
Dalam video yang diunggah, sosok emak-emak tersebut menerangkan bahwa ada salah satu TikToker yang membuat konten borong dagangan di salah satu minimarket.
TikToker tersebut sampai memborong dagangan sebanyak 1 truk.
Akibat dari kedatangan Willie Salim ke minimarket tersebut membuat tempat jualan emak-emak ini tertutup oleh banyaknya kendaraan yang diduga dibawa oleh Tim Tiktoker tersebut.
"Rasanya pengen nangis. Jadi ceritanya tuh si orang kaya bikin konten borong di Alfamart 1 truk. Sampai semua jalan ketutup akses dan tempat jualan saya pun nggak kelihatan dari jalan," katanya.
Bukan hanya itu saja, emak-emak ini juga mengungkapkan akibat dari kedatangan konten kreator tersebut membuat anaknya harus mengantri ketika hendak membeli permen.
Baca Juga: VIDEO Wajah Putri Tasya Farasya Terekspos, Shireen Sungkar Kena Nyinyir
Anaknya bahkan sampai menangis karena tangannya terluka akibat berada di antrian warga yang tampaknya sedang menyaksikan Tiktoker membuat konten.
"Yang lebih menyedihkan lagi anak saya sampai nagis, tangannya luka gara-gara antri minta permen doang. Tapi nggak dapat 1 pun," lanjutnya.
Di akhir curhatannya, emak-emak ini meminta agar konten kreator tersebut memperhatikan imbas dari konten yang ia buat.
"Tolong kalau ngonten dilihat juga imbasnya buat di sekelilingnya. Jangan bakar duit di atas penderitaan pedagang kecil macam kami Willy Salim yang maha kaya," pungkasnya.
Respons Warganet
Sontak saja cuitan ini menuai pro kontra dari warganet.
Berita Terkait
-
Anak Mau Masuk Sekolah? Pertimbangkan Dulu Beberapa Hal Ini!
-
Polri Akan Beri Pendampingan Psikologis kepada Anak-Anak Ferdy Sambo
-
Daftar Asupan yang Dapat Meningkatkan Kekebalan Tubuh Anak
-
Cara Mengatasi Telinga Anak Balita Berdarah akibat Tertusuk Cotton Bud
-
VIDEO Wajah Putri Tasya Farasya Terekspos, Shireen Sungkar Kena Nyinyir
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok
-
KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan