/
Kamis, 25 Agustus 2022 | 14:16 WIB
ilustrasi duduk (Shutterstock)

Duduk terlalu lama tanpa adanya aktivitas fisik dapat membuat kolesterol naik hingga gula darah terganggu.

Kondisi ini juga bisa menyebabkan lemak menumpuk yang meningkatkan risiko stroke dan penyakit jantung pada seseorang, demikian jelas Prof. Zubairi.

Meskipun berbahaya, bukan berarti orang-orang dilarang untuk duduk. Namun, ketika ada kegiatan yang membutuhkan duduk untuk lama, penting untuk sesekali melakukan aktivitas lain, sangat membantu tubuh tetap bergerak aktif.

Peregangan setelah lama duduk juga penting dan dapat membantu menurunkan risiko kematian, Prof. Zubairi memberi saran agar masyarakat tidak malas untuk bergerak.

Menurutnya, setidaknya lakukan aktivitas lain lebih baik untuk mencegah kematian akibat terlalu lama duduk.

“Ya bergerak dan aktif. Jangan malas atau mager. Lakukan olahraga selama 30 menit tiap hari. Bergerak sebanyak mungkin dan berprinsip sedikit olahraga itu lebih baik daripada tidak sama sekali,” tutupnya.

Load More