SuaraSumedang.id - Mantan Walikota Bandung yang juga eks koruptor Dada Rosada sudah bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mengaku bersyukur atas kebebasan Dada Rosada tersebut.
Hal tersebut diucapkannya, lantaran dirinya mengaku sempat dipimpin oleh Dada Rosa sehingga tiada kata lain.
"Saya sebagai orang yang lebih muda. Kami yang juga pernah jadi bagian yang dipimpin beliau: kami tidak ada kata lain selain mengucapkan rasa syukur," kata Ema, Jumat, 26 Agustus 2022.
Kemudian dia berharap Dada Rosada kini bisa memiliki waktu bersama keluarga dan memperbaiki hal lain yang sempat terhambat karena hukuman penjara.
"Kan kalau di sana (Lapas Sukamiskin) ada keterbatasan, apalagi sekarang kan ada dukungan dari keluarga, dukungan dari lingkungan sekitar," kata dia.
Ema juga berencana akan menemui Dada Rosada bersama Walikota Bandung, Yana Mulyana.
"Tapi mungkin nanti sehabis jam kerja, karena kami punya kewajiban melayani masyarakat," katanya.
Dia mengatakan, program kerja Dada Rosada sebagai Walikota Bandung 2003-2013, yang kini masih dijalankan ialah mengenai penataan pedagang kaki lima (PKL).
Menurut Ema, saat Dada Rosada menjabat, ada program tujuh kawasan bebas PKL.
"Nah, ini juga yang sedang konsisten kami laksanakan, nah itu satu di antaranya," ucap Ema.
Dada Rosada bebas dari Lapas Sukamiskin, Jumat, 26 Agustus 2022 sekitar pukul 09.40 WIB setelah mendekam selama sekitar delapan tahun.
Sebagai informasi, Dada Rosada divonis hukuman 10 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Bandung pada 2014 lalu.
Ia terbukti bersalah atas kasus suap pengurusan banding perkara korupsi bantuan sosial (bansos).
Dada Rosada kemudian mendapat remisi hampir satu tahun dan dikurangi masa tahanan. (Sumber:ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali