/
Sabtu, 27 Agustus 2022 | 23:31 WIB
Food estate di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Dok: Kementan)

"Banyak bantuan yang luar biasa dari pusat, sehingga Kabupaten Kapuas sangat tertolong dalam bidang pertanian," ujar bupati.

Menurut bupati, sejak tujuh tahun lalu wilayahnya telah menjadi lumbung padi dan berkontribusi sebesar 51 persen di Kalimantan Tengah.

"Saya bangga kepada masyarakat Kapuas yang begitu gigih dan semangat selalu untuk membuka lahan baru eksentifikasi,” kata Iben.

“Kita lihat hari ini, produksinya 4 ton dan ini padi lokal. Kalau ini padi unggul mungkin bisa mencapai 8 hingga 9 ton," papar bupati.

Bupati optimis sektor pertanian di Kabupaten Kapuas akan terus membaik jika semua ditata dengan baik mulai dari air dan prasarana dan sarana lainnya.

"Harapannya ke depan, program ini nanti pelan-pelan akan terus diperbaiki, saya optimistis dengan bantuan presiden dan Kementan,” ucap bupati Kapuas.

“Telah mendukung ketahanan pangan di Kalimantan Tengah, khususnya di Kabupaten Kapuas, Indonesia ke depan menjadi lumbung pangan dunia," imbuh bupati.

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, kebijakan pengembangan pertanian nasional difokuskan pada pengokohan ketahanan pangan, kemandirian pangan dan bermuara pada terwujudnya kedaulatan pangan nasional.

"Peran penting menjaga ketersediaan pangan nasional tidak hanya tugas Kementerian Pertanian, tapi juga merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dengan masyarakat. Penyediaan pangan tersebut terutama yang berasal dari produksi dalam negeri," tuturnya.

Baca Juga: Guna Tingkatkan Wirausaha, BPJS Ketenagakerjaan Gelar Pelatihan dan Pemberdayaan di Banyuwangi

Load More