/
Selasa, 30 Agustus 2022 | 07:48 WIB
Gedung PT Aneka Tambang Tbk atau Antam (bumn.go.id)

SuaraSumedang.id – Upaya inovasi yang terus dilakukan oleh PT Aneka Tambang Tbk atau Antam dalam melakukan praktik pertambangan membuahkan hasil.

Sejumlah penghargaan selama semester pertama tahun 2022 diperoleh Antam dengan capaian zero fatality untuk penerapan prinsip K3.

Penghargaan di bidang Tata Kelola Perusahaan berupa Anugerah BUMN dan IICD Corporate Governance Award.

Sekaligus meraih BCOMSS Award dan CSR & PDB Award sebagai penghargaan di bidang Corporate Social Responsibility.

Antam menjalankan bisnis dengan fokus pada peningkatan nilai tambah produk, optimalisasi tingkat produksi dan penjualan.

Selain itu, implementasi strategi pengelolaan biaya yang tepat dan efisien, dalam memaksimalkan imbal hasil dari komoditas nikel, emas, dan bauksit.

Dikatakan oleh Sekretaris Perusahaan Antam, Syarif Faisal Alkadrie, perusahaannya juga terus menjalankan komitmen untuk melaksanakan pertumbuhan berkelanjutan.

Hal ini dilakukan dengan best practices di setiap lini operasi, senantiasa cermat dalam melihat peluang pasar, merencanakan kegiatan eksplorasi secara agresif, efektif, dan market-based.

“Kepatuhan Antam dalam melaksanakan praktik pertambangan dan tata kelola yang baik tersebut telah terbukti dengan dicapainya milestones penting selama tahun 2022 ini,” tuturnya.

Baca Juga: Kementan Dapat Apresiasi DPR RI, Mampu Raih Capaian Swasembada Beras dan WTP

Capaian Antam pada tahun 2022 ini, meliputi penandatanganan perjanjian jual beli tenaga listrik untuk Smelter Feronikel di Haltim dengan PLN.

Sekaligus penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan PLN untuk suplai listrik di Pabrik Feronikel ANTAM di Pomalaa, Sulawesi Tenggara yang menggunakan pembangkit listrik berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT).

“Selain itu, kami juga akan melakukan spin-off sebagian segmen usaha pertambangan nikel kepada anak perusahaan yang telah disetujui shareholder melalui RUPSLB di tanggal 23 Agustus lalu,” kata Faisal.

“Sebelumnya, kami juga melakukan penandatanganan kerjasama dengan beberapa mitra strategis terkait hilirisasi nikel dan pengembangan Kawasan Industri antara Antam dan CNGR,” ujar sekretaris perusahaan tersebut.

Hingga saat ini, kata Faisal, detail proyek EV Battery yang akan dikembangkan masih dalam proses studi bersama dengan mitra, meliputi aspek kapasitas, waktu dan lokasi.

Adapun lingkup proyek yang dilakukan Antam dan mitra strategis mencakup penambangan nikel dan pengolahan bijih nikel.

Load More