/
Rabu, 31 Agustus 2022 | 10:00 WIB
Menkeu Sri Mulyani menyampaikan anggaran pendidikan sebesar Rp608,3 triliun dari APBN 2023 dalam rapat kerja Badan Anggaran DPR. (Tangkapan layar)

SuaraSumedang.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, anggaran pendidikan tahun 2023 sebesar Rp608,3 triliun dalam Rapat Kerja Badan Anggaran DPR, Rabu (31/8/2022).

Menurutnya, pemerintah terus berkomitmen untuk menjaga anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari anggaran belanja negara dalam APBN 2023.

Adapun tujuan dari anggaran pendidikan 2023 sebesar Rp608,3 triliun sebagai upaya meningkatkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas dan berdaya saing.

"Anggaran pendidikan tahun 2023 sebesar Rp608,3 triliun menggambarkan 20 persen komitmen tetap dijaga," kata Menkeu Sri Mulyani.

Pemerintah pusat akan mengalokasikan Rp233,9 triliun, terutama untuk Program Indonesia Pintar kepada 20,1 juta siswa.

Kemudian, Kartu Indonesia Pintar Kuliah untuk 976,8 ribu mahasiswa.

Selain itu, tunjangan Profesi Guru baik untuk yang PNS maupun non-PNS juga tetap disediakan.

Sementara itu, Rp305 triliun yang disalurkan melalui transfer ke Daerah diperuntukan untuk membiayai operasional sekolah bagi 44,2 juta siswa, dan untuk biaya operasional PAUD bagi 6,1 juta peserta didik.

"Kami juga akan tetap memberikan atau mengalokasikan dana cadangan pendidikan yang masuk di dalam pos pembiayaan," kata Sri Mulyani.

Baca Juga: Beberkan ingin Roasting Presiden Jokowi, Kiky Saputri: Pernah Diundang Hanya Belum Jodoh

Sebanyak Rp69,5 triliun disiapkan untuk dana abadi pendidikan, termasuk dana abadi pesantren, dana abadi riset, dana abadi perguruan tinggi, dan dana abadi kebudayaan.

Sumber:Suara.com

Load More