SuaraSumedang.id - Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat (KBB), mencatat jumlah kasus HIV/AIDS sejak 2011 hingga Juni 2022, mencapai 550 orang. Terbaru, jumlah kasus orang dengan HIV/AIDS pada periode Januari-Juni 2022, mencapai 46 orang.
Sebanyak 17 persen atau 8 orang di antaranya merupakan ibu hamil. Hal tersebut dipaparkan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes KBB, Nurul Rasyihan pada Kamis (1/9/2022), melansir dari suarajabar.id.
"Kalau ibu hamil itu ada 8 kasus. TB 4 orang, lelaki seks lelaki (LSL) 28 orang, waria 2 orang dan lain-lain 4 orang," katanya.
Nurul mengatakan hingga kini belum mengetahui pasti asal-usul penilaran HIV/AIDS yang dikonfirmasi menjangkiti sejumlah ibu hamil di KBB. Namun, ia menduga, tertular dari pasangannya.
"Ibu hamil banyak sumber penularannya, terutama lewat hubungan seks, jadi kemungkinan dari suami. Tapi itu sedang kita identifikasi lagi, karena (suami) kurang terbuka," bebernya.
Nurul mengatakan, baru melakukan skrining terhadap ibu hamil saja. Ia mengaku belum melakukan pemeriksaan terhadap calon pengantin, karena khawatir berimbas terhadap hubungan pasangan yang bakal beranjak ke jenjang yang lebih serius.
"Bilamana mau menikah kemudian pasangannya dicek ternyata positif masa bubar. Kan nanti kita yang kena masalah juga. Jadi itu sedang didalami juga solusinya seperti apa," ucap Nurul.
Menurutnya, secara keseluruhan penularan HIV/AIDS di KBB didominasi oleh prilaku seks bebas seperti gonta ganti pasangan ataupun tidak menggunakan kondom saat berhubungan intim.
"Jadi banyaknya dari hubungan seks baik tanpa pengaman dan berganti pasangan. Banyaknya memang yang LSL," ujarnya.
Baca Juga: Jadwal MotoGP San Marino 2022: Francesco Bagnaia akan Juara Lagi?
Nurul mengatakan Dinkes KBB terus berupaya melakukan edukasi melalui promosi kesehatan dan reproduksi.
"Paling penting itu pendidikan Kesehatan dan reproduksi kesehatan serta pendidikan agama," tukasnya.
Berita Terkait
-
Rentang Usia 20-39 Tahun, Ratusan Warga Sumsel Positif HIV/AIDS
-
Bocah 4 Tahun Dilarikan ke RSHS Usai Tersambar Kilatan Api dari Tabung Gas Melon yang Bocor
-
5 Rekomendasi Makanan dan Minuman yang Sebaiknya Dikonsumsi Ibu Sebelum Jalani Persalinan Normal
-
Diduga Tertular dari Suami, Sejumlah Ibu Hamil di Bandung Barat Terinfeksi HIV
-
Honorer di Bandung Barat Terancam Tak Digaji Akhir Tahun, Pemerintah Sampaikan Solusi Ini
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026