SuaraSumedang.id – Penikmat anime pasti tidak asing dengan serial One Piece, rilis terbaru film yang berjudul One Piece Red ini telah mencetak rekor keuntungan miliaran dalam 10 hari.
Satu pekan setelah penayangan film ini mampu meraup keuntungan JP¥2.25 miliar atau setara dengan Rp247 miliar.
Film ini memegang rekor sebagai film One Piece terbesar dan menjadi nomor satu di Jepang.
Diketahui dari Toei Animation mengkonfirmasi film terbarunya One Piece Red, sudah melebihi total pendapatan box office Jepang JP¥7 miliar (Rp769 miliar)di lima juta pemutarannya.
Berdasarkan tweet Toei Animation, film One Piece Red hanya membutuhkan delapan hari untuk mencapai angka tersebut.
Sedangkan film One Piece: Z perlu menunggu waktu tiga minggu agar memenuhi angka lima miliar yen.
Selain itu, Film Red sekarang berdiri sebagai film anime terlaris ke-12 sepanjang masa, melampaui
Detective Conan: The Bride of Halloween dan Studio Ghibli klasik seperti The Wind Rises dan The Secret World of Arrietty.
Bukan hanya itu, Film One Piece: Red juga merupakan film terlaris ke-53 dalam bentuk apapun dalam sejarah Jepang, seperti dilansir dari Suara.com Kamis (01/09/2022).
Baca Juga: Ingin Tambah Penghasilan? Ini Bisnis Rumahan yang Fleksibel
One Piece Berada di Puncak
Film ke-15 dalam serial film One Piece:Red ini menggambarkan petualangan Bajak Laut Topi Jerami di Pulau Musik saat mereka bertemu dengan teman masa kecil Luffy, Uta.
Uta adalah seorang penyanyi cantik yang ingin melawan rasa sakit dan penderitaan dengan musik, dia juga putri terasing dari Kaisar Bajak Laut, Shanks Rambut Merah.
Dua episode prolog film Red telah dirilis dan memberikan pemirsa gambaran tentang sejarah Uta dengan Luffy dan Shanks.
Waralaba One Piece yang ikonik dimulai pada 1997 dengan penerbitan bab pertama dari manga kesayangan Eiichiro Oda di Weekly Shonen Jump terbitan Shueisha.
Narasinya mengikuti petualangan Monkey D. Luffy, seorang bajak laut muda dengan tubuh yang terbuat dari karet, yang memiliki mimpi untuk menjadi Raja Bajak Laut berikutnya.
Berita Terkait
-
Penampakan Fuma Kikuchi di Edisi Tahunan Ai to SEX, Punggawa Sexy Zone jadi Coverboy
-
Aktor Jepang Kenshi Okada Dikabarkan Resmi Berganti Nama Panggung
-
Harga Tiket One Piece Red Capai Rp 860 Ribu, Ini Fasilitas yang Didapatkan
-
One Piece: Apa Itu Grand Fleet Topi Jerami?
-
Fakta Menarik Arc Wano One Piece: Law dan Kid Tidak Menjadi Yonko
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Detik-Detik Mencekam Christian Eriksen Kolaps Lagi! Begini Kondisinya Sekarang
-
Sore Ini, Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan
-
Bank Jakarta Pasang Target Jadi Financial Operating System, Bidik UMKM hingga Pembiayaan Rumah
-
Viva Face Tonic Green Tea untuk Kulit Apa? Simak Manfaat, Kandungan, Harga, dan Ulasan Pengguna
-
Berapa Gaji Shin Tae-yong Jika Jadi Pelatih Persija Jakarta?
-
Daftar 40 HP Ekosistem Xiaomi yang Resmi Kebagian Update HyperOS 3.1, Cek Sekarang!
-
Siapa Wendy Lo? Adik Sarwendah yang Viral Usai Berani Semprot Ruben Onsu
-
EMAS Temukan Cadangan Baru, Tambang Emas Pani Bertambah 445 Ribu Ons
-
Review Serial Night Shift for Cuties: Fandom K-Pop dan Rivalitas yang Manis
-
Prakiraan Cuaca Hari Ini, BMKG Klarifikasi Isu Kondisi Ekstrem 'Bediding'