SuaraSumedang.id - Senior Agent Account Manager Pinhome, Berly Angkoso mengungkapkan, rumah secondary cenderung memiliki kawasan yang sudah ramai, sehingga fasilitas umum di sekitar lebih mudah dijangkau.
Oleh sebab itu, properti bekas atau yang telah berpindah tangan dari pemilik pertama (primer) kepada pihak lainnya memiliki sejumlah kelebihan.
Di antaranya yakni lingkungan yang sudah ramai. Berly pun memaparkan, pada kasus yang biasa ditemukan, pemilik pertama menjual rumah mereka karena ingin pindah ke rumah lain.
"Rumah secondary cenderung memiliki kawasan yang ramai, dan fasilitas umum di sekitar pun lebih mudah dijangkau, seperti sekolah, pasar, dan rumah sakit," kata Berly Angkoso, dikutip dari Suara.com pada Jumat (2/9/2022).
Kemudian, harga jual pun cenderung jauh di bawah harga pasaran akibat faktor kebutuhan yang mendesak atau pemilik sebelumnya membeli properti tersebut dengan harga yang sangat terjangkau.
Selain itu, faktor lainnya penyebab harga rumah rumah, yakni lantaran penjual awalnya membeli rumah pada saat harga tanah, dan properti masih murah dibandingkak nilai jual saat ini.
"Kemudian penjual rumah secondary kurang mengetahui nilai jual rumah di pasaran, sehingga mereka hanya menaikkan sedikit dari harga beli awal," ucapnya.
Tak hanya itu, properti sekunder pun memiliki kelebihan lain, yakni rumah sudah siap huni tanpa menunggu proses pembangunan atau indent.
Namu demikian, rumah secondary atau bekas juga memiliki kekurangan, di antaranyua membutuhkan biaya renovasi lantaran ada beberapa hal yang perlu dibenahi sebelum bisa langsung ditempati.
Hal tersebut berbeda dengan rumah primer, yang umumnya tak diperlukan biaya renovasi karena usia bangunan masih kuat.
Oleh karena itu, disarankan bagi calon pemilik baru untuk mengetahui dokumen kelengkapan dari properti seperti sertifikat rumah, dan izin mendirikan bangunan (IMB), yang berbeda dengan fisik rumahnya.
Untuk itu, mereka wajib memeriksa terlebih dahulu kelengkapan dokumen rumah tersebut sebelum memutuskan untuk membelinya.
Soal kekurangan lain properti sekunder, ia menjelaskan, jika pembeli memutuskan untuk membayar melalui KPR, down payment (BP), yang dibutuhkan cukup besar nominalnya, biasanya 20 persen.
Hal ini karena bank hanya akan memberikan plafon pinjaman di kisaran 50-80 persen dari harga properti tergantung dari kondisi unit propertinya.
"Calon buyer harus menyiapkan sekitar 20 persen dari harga rumah secondary, dan DP tersebut tidak bisa dicicil," kata dia.
Sumber:Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Ditipu Calo? Impian Nonton Piala Dunia 2026 Kakek 89 Tahun Pupus, Tiket Rp90 Juta Tak Kunjung Datang
-
Eks Walkot Bikin Heboh! Pakai Busana Terbuka Saat Rayakan Kemenangan Meksiko
-
Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz
-
Rahang Patah Tak Halangi Pemain Austria Tampil Mati-matian Jelang Lawan Argentina
-
Pemain Liverpool: Apa yang Dilakukan Lionel Messi Tak Masuk Akal!
-
Joget Gemoy Ratu Belanda di Ruang Ganti Usai Curacao Tahan Imbang Ekuador Viral
-
Daftar Lengkap 10 Pencetak Gol Termuda Piala Dunia: Lamine Yamal Lewati Messi
-
Kurang dari 16 Jam untuk Persiapan! Iran Tercekik Aturan AS, Ghalenoei Protes Keras
-
Hasil Spanyol vs Arab Saudi: Matador Tanduk Elang Hijau, Lamine Yamal Sejajar Pele
-
Argentina Lawan Austria di Dallas, Kota Terkutuk buat Maradona