/
Sabtu, 03 September 2022 | 19:12 WIB
Ilustrasi olahraga lari agar tubuh sehat. (Pixabay.com/StockSnap)

SuaraSumedang.id - Sebuah editorial baru dari tiga ahli jantung Amerika menunjukkan bahwa olahraga juga sangat bermanfaat bagi jantung maupun kesehatan secara keseluruhan, terlepas dari berat badan.

Para peneliti fokus pada riset yang terbit dalam International Journal of Obesity pada Agustus 2022 lalu, yang menemukan bahwa olahraga merupakan prediktor kesehatan jangka panjang yang jauh lebih baik, daripada indeks massa tubuh (IMT) atau kandungan lemak dalam tubuh.

Penelitian menemukan bahwa peningkatan aktivitas fisik pada dasarnya dapat mencegah sebagian besar penyakit yang berisiko menyebabkan kematian, seperti penyakit jantung atau kanker, selama 12 tahun ke depan, dilansir dari Suara.com Sabtu (03/09/2022).

"Ini adalah temuan yang sepenuhnya konsisten... bahwa olahraga dikaitkan dengan manfaat terhadap kesehatan dengan tidak atau adanya penurunan berat badan," kata ahli jantung, dikutip Science Alert.

Bahkan ketika penurunan berat badan tidak tercapai, tinjauan tahun 2021 menemukan bahwa olahraga dapat meningkatkan sebagian besar tanda risiko kardiometabolik yang terkait dengan obesitas.

"Temuan bahwa obesitas dan risiko kesehatan sangat berkurang ketika mengadopsi gaya hidup aktif secara fisik dan pola makan sehat, bahkan dengan penurunan berat badan minimal, (dapat) mendorong dan memberi pilihan tambahan untuk pengobatan obesitas," tulis para ahli.

Terlepas dari editorial ini, beberapa pakar kesehatan lainnya juga berpendapat bahwa jika seseorang cukup aktif berolahraga, mereka harus dianggap sehat terlepas dari berat badan orang tersebut.

Jadi, bila ingin merasa bugar dan sehat, Anda hanya perlu berolahraga secara rutin.

Baca Juga: Usai Bebas, ini Hal yang akan dilakukan oleh Habib Bahar ke Depan

Load More