- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendesak aparat memberikan hukuman maksimal kepada pelaku penjambretan ponsel turis Italia di Bundaran HI.
- Pelaku diringkus pihak kepolisian setelah melakukan aksi kriminalitas terhadap WNA pada Kamis, 14 Mei 2026 di Jakarta.
- Tindakan tegas pelaku bertujuan menjaga citra Jakarta sebagai kota teraman di Asia Tenggara bagi para investor dan wisatawan.
Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendukung aparat penegak hukum untuk memberikan hukuman maksimal kepada pelaku penjambretan terhadap warga negara asing (WNA) di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI).
Ketegasan ini dinilai penting untuk menjaga reputasi Jakarta yang kini menyandang status sebagai salah satu kota teraman di Asia Tenggara.
Respons keras ini disampaikan Pramono setelah kepolisian berhasil membekuk pelaku jambret ponsel milik turis asal Italia pada Jumat (15/5/2026) lalu.
Pramono menekankan, citra positif Ibu Kota sebagai kota global tidak boleh dirusak oleh aksi premanisme dan kriminalitas jalanan.
"Kalau udah tertangkap dihukum aja seberat-beratnya," ujar Pramono usai meresmikan Klenteng Tian Fu Gong di kawasan PIK, Jakarta Utara, Minggu (17/5/2026).
Mantan Sekretaris Kabinet ini mengingatkan bahwa keamanan adalah aset utama Jakarta dalam menarik minat investasi dan pariwisata. Ia tidak ingin momentum prestasi keamanan Jakarta terganggu oleh oknum yang meresahkan publik.
"Jakarta ini sekarang ini menjadi kota teraman nomor dua di ASEAN. Dan tentunya momentum ini harus dijaga bersama," tegas Pramono.
Ia memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berdiri di belakang kepolisian untuk memberantas segala bentuk aksi kriminalitas, termasuk praktik premanisme yang mengganggu kenyamanan warga maupun pelancong.
"Maka saya terhadap tindakan-tindakan yang premanisme dan sebagainya memberikan support sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk mengambil tindakan tegas," imbuhnya.
Baca Juga: Resmikan Kelenteng Tian Fu Gong di PIK, Pramono Anung Singgung Dewa Jodoh hingga Edukasi Budaya
Aksi Jambret di Jantung Kota
Sebagaimana diketahui, peristiwa penjambretan tersebut terjadi pada Kamis (14/5/2026) sore diBundaran HI, Jakarta Pusat. Korban, seorang WNA asal Polandia, saat itu sedang memegang telepon genggamnya di pinggir jalan sebelum akhirnya disambar oleh pengendara motor.
Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menjelaskan, pelaku yang mengendarai sepeda motor merah tersebut merampas ponsel Motorola Neo 60 milik korban. Korban sempat mengejar pelaku namun terjatuh hingga terluka.
"Unit Reskrim Polsek dibantu SatReskrim Polres masih berupaya untuk mengidentifikasi pelaku," kata Braiel pada Jumat lalu, sebelum akhirnya pelaku berhasil diamankan tim gabungan Polres Metro Jakarta Pusat.
Kejadian tersebut sempat viral di media sosial setelah terekam oleh kamera dasbor (dashcam) milik pengendara mobil yang berada di lokasi kejadian, memicu gelombang desakan agar keamanan di area protokol Jakarta lebih diperketat. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Resmikan Kelenteng Tian Fu Gong di PIK, Pramono Anung Singgung Dewa Jodoh hingga Edukasi Budaya
-
Kecelakaan Jet Tempur AS, Dua E/A-18G Growler Tabrakan di Gunfighters Air Show
-
Kompak! Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah Rayakan Iduladha Serentak 27 Mei 2026
-
Keamanan Moskow Rusia Jebol, Serbuan Ratusan Drone Ukraina Lumpuhkan Fasilitas Logistik
-
Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta
-
Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo
-
Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem
-
Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi
-
Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena
-
Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor