/
Rabu, 07 September 2022 | 15:52 WIB
ILUSTRASI pedagang melayani pembeli di pasar rakyat Kabupaten Sumedang. (Sumedangkab.go.id)

SuaraSumedang.id - Pemerintah sudah mengumumkan secara resmi mengenai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite menjadi Rp10.000 per liter.

Kemudian BBM subsidi lainnya jenis Solar Rp6.800 per liter, dan Pertamax menjadi Rp14.500 per liter.

Setelah kenaikan harga BBM, rupanya memicu kenaikan harga sejumlah kebutuhan harian di pasar rakyat Kabupaten Sumedang sejak 3 September lalu.

Kepala UPTD Pasar wilayah Kota DiskopUKMPP Kabupaten Sumedang, Dede Mulyadi menyebut, kenaikan harga lebih banyak pada komoditi sayuran, sementara untuk berasa relatif stabil.

"Untuk komoditi sayuran memang sudah banyak yang naik pasca kanaikan harga BBM. Hal ini cukup dimengerti, mengingat biaya transfortasi dan juga angkut ikut naik seiring naiknya harga BBM," kata Dede, Rabu (7/9/2022).

Dede pun menerangkan, harga cabai kriting misalnya mengalami kenaikan yang cukup tinggi di mana saat ini harga mencapai Rp80.000 per kilogram, sebelumnya Rp65.000 per kg.

Untuk beras tidak mengalami kenaikan, saat ini harganya masih stabil untuk kelas 1 Rp12.000, kelas 2 Rp11.000, dan kelas 3 Rp10.000. Kemudian harga telur ayam broiler masih Rp30.000.

Seorang pedagang sayuran di pasar Inpres Sumedang, Undang menyebut, kenaikan komoditi sayuran selian dipicu oleh kenaikan BBM subsidi, pun pasokan yang berkurang.

"Pasokan sayuran saat ini memang berkurang, saya juga tidak tahu penyebabnya apakah mungkin karena bisaya transfort yang tinggi," kata Undang.

Baca Juga: Ekonomi Makin Terhimpit Usai Kenaikan Harga BBM, Buruh di Jogja Beberkan Besaran UMP Ideal

Undang menerangkan, selain cabai kerinting yang mengalami kenaikan harga, ada pula komoditi lainnya seperti bawang merah menjadi Rp36.000, sebelumnya Rp28.000.

Buncis menjadi Rp12.000 sebelumnya Rp8.000, cabai rawit domba menjadi Rp60.000 sebelumnya Rp45.000, dan cabai merah tanjung Rp70.000 sebelumnya Rp60.000.

Sumber:Sumedangkab.go.id

Load More