SuaraSumedang.id - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sudah diumumkan secara resmi oleh pemerintah pada 3 September lalu.
Namun, tarif bus di terminal Tipe A Ciakar, Kabupaten Sumedang belum mengalami kenaikan.
Koordinator Terminal Ciakar, Agus Mulyana memastikan hingga saat ini tarif bus baik Antara Kota Antar Provinsi (AKAP) maupun Antara Kota Dalam Provinsi (AKDP) masih menerapkan tarif lama.
"Tarif bus AKAP maupun AKBP sampai saat ini belum ada perubahan, masih tarif lama. Jadi belum berubah sejak kenaikan harga BBM," kata Agus, Kamis (8/9/2022).
Namun menurut Agus, pihaknya sudah menerima surat pemberitahuan dari Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, mengenai usulan besaran kenaikan tarif bus AKAP.
"Kami baru terima usulannya untuk AKAP, kalau secara resminya belum. Tentu akan melalui berbagai kajian dulu."
"Sedangkan untuk AKDP itu nanti dari provinsi, karena itu kebijakan dari Pak Gubernur," kata dia.
Sebagaimana dilansir dari Sumedangkab.go.id, Jumat (9/9/2022) seorang pengemudi bus AKAP Sumedang-Jakarta, Rosidin mengatakan, hingga saat ini pihak perusahaan otobus (PO) belum melakukan penyesuaian tarif.
"Kalau perusahaan kan menunggu dari pemerintah, jadi sampai sekarang masih tarif lama saja, Rp70.000," kata dia.
Baca Juga: Perhatian! Warga Sumedang bakal Dapat BLT BBM dan Bansos Sembako, Ini Kata Bupati Dony
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kekalahan dari Persib Jadi Sinyal Keras, Shin Tae-yong Beberkan Masalah Utama Persija
-
Disuruh Jajan demi Selamatkan Negara? Dompet Kita: Giliran Gue Lagi?
-
Klub Mees Hilgers Punya Masalah Besar, Eks Pelatih MU Dituding Jadi Biang Kerok
-
9 Sunscreen untuk Memudarkan Flek Hitam dan Bekas Jerawat, Mudah Dibeli Online
-
Gus Ipul Tekankan Tiga Prioritas Pengelolaan Sekolah Rakyat
-
Malaysia Perketat Keamanan Bandara Usai Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Ekstasi ke Jakarta
-
Tito Minta 16 Kementerian/Lembaga Percepat Eksekusi Program Rehab-Rekon Pascabencana di Sumatera
-
Rilis Surfin' Boy, Red Velvet Warnai Musim Panas dengan Suasana Romantis
-
Gus Ipul Bantah Isu Rebutan Tambang Jelang Muktamar NU: Itu Fitnah dan Jauh dari Fakta
-
Diberhentikan Sementara sebagai Jaksa, Febrie Adriansyah Masih Terima 50 Persen Gaji Pokok