/
Rabu, 14 September 2022 | 19:37 WIB
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman (Dispenad)

SuaraSumedang.id - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman buka suara soal permintaan maaf Effendi Simbolon.

Permintaan maaf Effendi Simbolon disampaikan lantaran sebelumnya dia mengatakan TNI mirip gerombolan.

Menurut Dudung, Effendi Simbolon memang memiliki hak karena dirinya anggota dewan.

Akan tetapi, meskipun demikian menurutnya TNI memiliki kehormatan dan harga diri.

"Menurut saya memang Beliau (Effendi Simbolon, red) punya hak konstitusional sebagai anggota dewan. Tetapi kami TNI, khususnya TNI AD punya kehormatan dan harga diri," ujarnya dilansir dari PMJ NEWS Rabu (14/9/22).

Dudung megatakan,  hal ini yang tidak boleh diganggu karena selama ini TNI selalu membantu rakyat.

"Ini yang tidak boleh diganggu. Kami TNI AD melaksanakan tugas-tugas baik di daerah operasi maupun tugas-tugas lainnya untuk membantu rakyat ini luar biasa. Kasihan prajurit-prajurit kita," tuturnya.

Dudung juga menyampaikan, bahwa pernyataan Effendi Simbolon tidak mewakili seluruh anggota dewan.

"Saya yakin bahwa yang disampaikan Pak Effendi Simbolon tidak mewakili anggota Dewan,” sambungnya.

Baca Juga: Soroti Soal Perbedaan Pengakuan Ferdy Sambo dan Bharada E, Komnas HAM Ungkap Hal ini

Terlebih jika mewakili partai karena menurutnya PDIP sangat dekat dengan TNI.

"Tidak mungkin mewakili partai maupun mewakili anggota dewan. Anggota Komisi I semuanya baik, semua baik, setahu saya baik,” ungkapnya.

Load More