SuaraSumedang.id – Terdapat penjelasan mengenai masyarakat yang tidak mendapatkan, Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebagai kompensasi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.
Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan bahwa Kementerian Sosial tidak hanya satu-satunya instansi pemerintah yang menyalurkan bantuan tersebut.
"Data penerima bantuan sosial bukan hanya dari Kementerian Sosial," kata Mensos Risma dalam konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, Jumat (16/9/2022).
Mensos Risma juga menambahkan, bagi masyarakat yang tidak mendapatkan BLT BBM itu karena sebagian bantuan disalurkan dalam bentuk subsidi barang, seperti halnya subsidi listrik, Gas LPG 3 Kg, hingga bantuan pendidikan.
“Ada yang di Kemenaker, ada subsidi gas, listrik, jadi penerima bantuan tidak hanya di kami,” ujar Risma.
Jadi kata Mensos Risma sebelum sejumlah bantuan ini diberikan kepada masyarakat, pemerintah selalu melakukan kroscek terlebih dahulu dengan instansi lain, agar penyaluran ini tidak ada data ganda.
"Jadi tidak betul mereka tidak menerima bantuan. Kami sudah dengan Kemenaker agar tidak ada data dobel. Juga BPJS kesehatan. Kami cleansing bulan Oktober," papar Risma.
Sebagai informasi tambahan, pemerintah bakal memberikan BLT BBM sebesar Rp600 ribu untuk enam bulan kepada 20,65 juta keluarga kurang mampu.
“Gaji maksimum Rp3,5 juta per bulan dalam bentuk bantuan subsidi upah yang diberikan sebesar Rp600 ribu," kata Presiden Jokowi.
Baca Juga: Ikut Terseret Akibat Eko Kunthadi Diduga Hina Ustazah Ning Imaz, Ganjar Pranowo Tegaskan Hal ini
Selain itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan subsidi upah yang diberikan sebesar Rp600 ribu untuk 16 juta pekerja dengan gaji maksimum Rp3,5 juta per bulan.
"Bantuan ini mulai diberikan September selama empat bulan. Pemerintah juga menyiapkan anggaran Rp9,6 triliun untuk 16 juta pekerja,” ujar Jokowi.
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
-
NasDem Tidak Gubris Hacker yang Lempar Isu Pencopotan Kominfo Johnny Plate, Ali: Bjorka Itu Siapa ?
-
4 Aksi Bjorka Diduga Berhasil Meretas Data Penting Kominfo Hingga Presiden
-
Rocky Gerung Kritik Pedas Presiden Jokowi Pulang Lewat Pintu Belakang Istana Saat Demo
-
Tegas! Kepala Sekretariat Presiden Bantah Klaim Hacker Bjorka Soal Data Presiden Jokowi
-
Pemerintah akan Bagikan BLT BBM, Presiden Jokowi Ungkap Jadwal Penyalurannya
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Kondisi Kesehatan Menurun, Terdakwa Korupsi Alex Noerdin Jalani Perawatan Intensif
-
Lasarus: DPR Dukung Mendes Tutup Alfamart dan Indomaret Adalah Hoax dan Tendensius
-
Band Legendaris Vicious Rumors Pecat Drummer, Gara-Gara Sering Repost Meme
-
Lille Menang, Calvin Verdonk Justru Bongkar Masalah Timnya
-
Polres Bogor Resmi Tahan Majikan ASN BPK Pelaku KDRT ART di Gunung Putri
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel, Solusi Keuangan Terencana dengan Peluang Raih Toyota Rush
-
Main di Posisi Baru, Dion Markx Tetap Percaya Diri Saat Debut Bersama Persib Bandung
-
Bos Agrinas Patuhi Saran Dasco, Sepakat Tunda Impor Pikap India
-
CEK FAKTA: Viral Bantuan Dana untuk Masyarakat Non Muslim 2026 hingga Rp 2 Miliar, Benarkah?