SuaraSumedang.id - Kemunculan hacker Bjorka belum lama ini berhasil menyita perhatian publik.
Di awal kemunculannya, Bjorka mengaku bahwa dia berhasil meretas data rahasia milik negara.
Akibatnya, pemerintah pun memberikan respon cepat dengan mengaku bahwa semuanya aman dan terkendali.
Bahkan, melalui Menkopolhukam, Mahfud MD, dia mengatakan bahwa Bjorka sama sekali tidak memiliki kemampuan untuk meretas data.
Dia pun kembali menegaskan bahwa semua data milik negara aman tanpa kebocoran apapun.
Lebih lanjut, kini beredar kabar bahwa polisi telah melakukan kesalahan dalam menangkap pelaku hacker, Bjorka.
Diketahui, kabar tersebut muncul setelah akun TikTok atas nama @Bjorka menertawakan pemerintah.
Dilansir dari batam.suara.com, Minggu (18/9/2022) akun atas nama @Bjorka tersebut mengatakan bahwa itu bukanlah dirinya.
"LOL (Laugh Out Loud), Pemerintah merasa saya telah ditemukan. Berdasarkan informasi dari Dark Tracer yang telah memberikan layanan palsu kepada Pemerintah Indonesia," kata sosok anonymous di video tersebut dikutip dari akun TikTok @Bjorka pada Sabtu, 17 September 2022.
Baca Juga: Ini Dua Faktor Marc Marquez Tiba di MotoGP Aragon 2022 tanpa Beban
Sosok yang diduga Bjorka tersebut menyampaikan hal kepada pemerintah untuk menghubunginya soal itu.
"Jangan ragu hubungi saya jika anda kesulitan memecahkan masalah ini. Saya akan senang membantu anda," kata Bjorka.
Sementara itu, tidak sedikit warganet yang menyebut bahwa adanya kasus Bjorka hanya sebagai pengalihan isu saja atas kasus Ferdy Sambo.
Salah satu komentar datang dari akun @masamune yang menyinggung soal pengaliihan isu.
"ketika bjorka muncul, kasusnya brigadir j pun menghilang, pengalihan isu, bingung jadinya," komentar @masamune.
Komentar lainnya juga muncul lewat akun atas nama @eruby yang mengatakan bahwa kasus sambo lebih penting.
"Up kasus sambo aja lebih penting," lanjut komentar @eruby.
"Kasus sambo lebih penting karna soal keadilan bagi seluruh rakyat indonesia," komentar lainnya atas @arsilah.
Berita Terkait
-
Ferdy Sambo Setelah Dipecat Bisa Jadi Polisi Lagi, Gatot Nurmantyo Geram! Soroti Aturan Polri
-
Kamaruddin Simanjuntak Sebut Ada Transaksi Dana Ratusan Juta ke Rekening Ferdy Sambo setelah Kematian Brigadir J
-
Rp29,9 Miliar Harta Irjen Teddy Minahasa sebagai Polisi Terkaya di Indonesia versi LHKPN KPK
-
Peluang Putri Candrawathi Ditahan Usai Ditetapkan Tersangka dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J, Kejagung Beberkan Hal Ini
-
Ferdy Sambo Kemungkinan Lolos Hukum, Komnas HAM Tidak Temukan Perintah Membunuh
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Awas Macet! Jalur Transjakarta Gatsu Berlaku Mix Traffic hingga November 2026
-
5 Sunscreen Korea SPF 50 untuk Base Makeup Harian, Bebas Efek Abu-Abu!
-
Tuntut Pelunasan Hak Pekerja Trans Jogja, KSBSI Desak Dishub DIY dan PT AMI Buka Ruang Mediasi
-
Keker ke Langit di Tengah Demo Mahasiswa, Sosok Diduga Intel Bawa Drone Jammer Berharga Fantastis
-
Desil Tak Sesuai? Warga Bisa Sanggah Lewat Aplikasi Cek Bansos
-
Bendera Bulan Bintang Berkibar di Aceh, Akademisi Soroti Rekonsiliasi yang Belum Tuntas
-
Serangan Balik Febrie Adriansyah, Minta 74 Kg Emas dan Uang Tunai Dikembalikan
-
Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Resmi Gabung Klub Bundesliga, Bakal Main di FIFA ASEAN Cup?
-
Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Bubar Sambil Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus
-
Subsidi Motor Listrik Berlaku September 2026