/
Minggu, 18 September 2022 | 09:39 WIB
Akun hecker Bjorka [Twitter}

SuaraSumedang.id - Kemunculan hacker Bjorka belum lama ini berhasil menyita perhatian publik.

Di awal kemunculannya, Bjorka mengaku bahwa dia berhasil meretas data rahasia milik negara.

Akibatnya, pemerintah pun memberikan respon cepat dengan mengaku bahwa semuanya aman dan terkendali.

Bahkan, melalui Menkopolhukam, Mahfud MD, dia mengatakan bahwa Bjorka sama sekali tidak memiliki kemampuan untuk meretas data.

Dia pun kembali menegaskan bahwa semua data milik negara aman tanpa kebocoran apapun.

Lebih lanjut, kini beredar kabar bahwa polisi telah melakukan kesalahan dalam menangkap pelaku hacker, Bjorka.

Diketahui, kabar tersebut muncul setelah akun TikTok atas nama @Bjorka menertawakan pemerintah.

Dilansir dari batam.suara.com, Minggu (18/9/2022) akun atas nama @Bjorka tersebut mengatakan bahwa itu bukanlah dirinya.

"LOL (Laugh Out Loud), Pemerintah merasa saya telah ditemukan. Berdasarkan informasi dari Dark Tracer yang telah memberikan layanan palsu kepada Pemerintah Indonesia," kata sosok anonymous di video tersebut dikutip dari akun TikTok @Bjorka pada Sabtu, 17 September 2022.

Baca Juga: Ini Dua Faktor Marc Marquez Tiba di MotoGP Aragon 2022 tanpa Beban

Sosok yang diduga Bjorka tersebut menyampaikan hal kepada pemerintah untuk menghubunginya soal itu.

"Jangan ragu hubungi saya jika anda kesulitan memecahkan masalah ini. Saya akan senang membantu anda," kata Bjorka.

Sementara itu, tidak sedikit warganet yang menyebut bahwa adanya kasus Bjorka hanya sebagai pengalihan isu saja atas kasus Ferdy Sambo.

Salah satu komentar datang dari akun @masamune yang menyinggung soal pengaliihan isu.

"ketika bjorka muncul, kasusnya brigadir j pun menghilang, pengalihan isu, bingung jadinya," komentar @masamune.

Komentar lainnya juga muncul lewat akun atas nama @eruby yang mengatakan bahwa kasus sambo lebih penting.

Load More