SuaraSumedang.id - Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat atau JKN-KIS tak hanya menjamin biaya pengobatan, tetapi dapat menjamin keperluan peserta dalam memperoleh alat kesehatan.
Satu di antara alat kesehatan tersebut yang dapat dijamin oleh program JKN-KIS adalah kacamata.
Adapun prosedur untuk klaim kacamata menggunakan kartu JKN-KIS tidaklah sulit, yakni dengan cara mendatangi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) terdaftar untuk dilakukan pemeriksaan awal oleh dokter di FKTP.
Apabila dalam pemeriksaan terdapat kelainan pada visus, maka diberikan rujukan ke poli mata di FKRTL.
Kerja sama dengan BPJS Kesehatan Kantor Cabang Sumedang untuk kemudian mengikuti prosedur Rawat Tingkat Lanjutan (TJTL), yang berlaku bagi peserta JKN-KIS dengan memeriksakan mata ke poli mata sesuai yang diinput dalam aplikasi PCare.
Selanjutnya, dokter poli mata akan melakukan pemeriksaan visus, dan apabila terdapat kelainan visus akan diberikan resep kacamata yang dilegalisir oleh pertugas Rumah Sakit untuk diberikan kepada optik, yang sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan Kantor Cabang Sumedang.
Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, seluruh peserta JKN-KIS mempunyai hak untuk mendapatkan manfaat bantuan kacamata ini sesuai dengan kelasnya terdaftar.
Namun, perlu diperhatikan bahwa manfaat kacamata ini hanya dapat diberikan sesuai dengan indikasi medis yang jelas dari dokter serta selama peserta JKN-KIS mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku.
Adapun biaya klaim lensa kacamata tersebut disesuaikan sebagai berikut;
Kelas I - Rp300.000
Kelas II - Rp200.000
Kelas III - Rp150.000
Adapun pembelian frame kacamata tidak termasuk dalam biaya penggunaan. Pengajuan paling cepatuntuk penggantian kacamata baru adalah dua tahun sekali sejak pengajuan terakhir.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
Terkini
-
Orleans Masters 2026: Dua Ganda Putra Melangkah ke 16 Besar, Satu Tersisih
-
Promo Superindo 18 Maret 2026: Diskon Daging, Ikan, dan Makanan 30 Persen Buat Lebaran
-
Novel Can't I Go Instead, Perjuangan Melawan Penindasan
-
Meluncur 19 Maret, Fitur Utama Laptop Xiaomi Book Pro 14 Terungkap
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke 16 Besar, Leo/Bagas Manfaatkan Jeda untuk Evaluasi Kekurangan
-
Komisi C DPRD DKI: Terminal Kalideres Harus Renovasi Total demi Kenyamanan Pemudik
-
Huawei FreeClip 2: Earbuds Nyaman dengan Teknologi AI dan Suara Jernih
-
Ekonom Ungkap Alasan Ojol Langka Jelang Lebaran
-
IHSG Hari Ini Libur atau Tidak? Simak Jadwal Bursa Saham saat Nyepi dan Idulfitri
-
Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU