SuaraSumedang.id - Tidur merupakan satu di antara kebutuhan yang harus selalu dipenuhi oleh setiap manusia.
Tidur biasanya menjadi cara efektif ketika seseorang merasakan lelah setelah beraktivitas atau bekerja.
Orang dewasa umumnya memerlukan 7 sampai 9 jam tidur untuk menjaga tubuh tetap bugar.
Akan tetapi, masih banyak ditemukan orang kekurangan tidur karena begadang dan kurangnya kualitas tidur, tanggung jawab pekerjaan, hingga gangguan tidur.
Ketika kurang tidur, kita akan merasa lelah, mengantuk, mudah marah, dan kurang fokus pada keesokan harinya
Lebih lanjut, tahukan Anda bahwa dalam jangka panjang kurang tidur akan membawa efek yang sangat berbahaya bagi tubuh?
Dilansir dari yoursay.suara.com, Kamis (22/9/2022) berikut 3 bahaya yang akan menyerang karena kurang tidur (begadang) dalam jangka panjang.
1. Kesehatan Mental
Kesehatan mental Anda akan terpengaruh saat kurang tidur dalam jangka panjang.
Baca Juga: 3 Faktor Penyebab Orang Menjadi Pemalas, Ubah Mulai Saat ini
Kurang tidur sehari saja kita akan mulai merasa mudah marah, kan? Nah, dalam jangka panjang efek itu akan menjadi lebih parah.
Kita mulai merasa tidak sabaran hingga perubahan mood yang parah. Parahnya adalah dapat memicu halusinasi, lho!.
Selain itu, kurang tidur juga dapat memicu anxiety, depresi, paranoia, hingga keinginan untuk bunuh diri.
2. Sistem Imun Terganggu
Tidur sama pentingnya dengan makan dan minum. Manusia perlu tidur untuk memproduksi sistem antibodi dalam tubuh. Ketika kurang tidur, tubuh tidak bisa memproduksi sistem imun tersebut sehingga tubuh kita tidak bisa bertahan dari serangan bakteri dan virus.
3. Gangguan sistem pencernaan
Sistem pencernaan Anda akan terganggu karena kurangnya tidur. Tidur memengaruhi tingkat hormon leptin, yang mengontrol rasa kenyang, dan ghrelin, yang mengontrol rasa lapar kita.
Kurang tidur membuat tubuh lebih banyak memproduksi ghrelin dan mengurangi produksi leptin. Begadang akan membuat kita ingin makan terus. Apalagi dengan efek rasa lelah dari kurang tidur membuat kita melewatkan olahraga, yang mana, akan meningkatkan resiko obesitas pada manusia.
Demikian, semoga bermanfaat dan kurangilah begadang agar tidur Anda tercukupi.
Berita Terkait
-
Jangan Suka Begadang! Ini 3 Bahaya Kurang Tidur dalam Jangka Panjang
-
Kenali Dampak Buruk Begadang, Tingkatkan Risiko Gangguan Mental
-
3 Manfaat Tidur Bersama Pasangan, Bantu Atasi Stres Hingga Bisa Lebih Bahagia
-
Waspada! Bahaya Paparan Sinar Biru dari Gadget, Merusak Retina
-
Insomnia Tidak Baik Bagi Tubuh! Ini Cara Perbaiki Pola Tidur yang Berantakan
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Demo Desak Penahanan Febrie Adriansyah di Kejagung Berujung Ricuh
-
Alasan Donald Trump Calonkan Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB
-
Adopsi Bus Listrik Masih di Bawah 10 Persen, Bagaimana Strategi Percepatannya?
-
Masihkah Pendidikan Menjadi Tiket Keluar dari Kemiskinan?
-
Ditangkap di Tangerang via Red Notice Interpol, Ini Nasib WN Siprus Abdul Karim
-
Teka-teki Nama Baru di Ombudsman RI, Sudah Disetujui DPR, Tapi Belum Diungkap ke Publik Ada Apa?
-
Meriahkan Pasar Tradisional, GEMPAR Kebonagung Dorong UMKM Sleman Kian Berkembang
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Berkualitas untuk Semua Aktivitas, Nyaman dan Stylish
-
Penambangan Pasir Sungai Kian Masif, Peneliti Desak Pengawasan Lebih Ketat
-
Satu Terbang dari Sarang Burung Kukuk:Perjuangan Kebebasan di Balik Rumah Sakit Jiwa