SuaraSumedang.id - Anggota DRP RI Dedi Mulyadi mengakui bahwa dirinya tidak ingin mendatangi Kantor Pengadilan Agama Kabupaten Purwakarta, pada Kamis (27/10/2022).
Waktu itu, tepatnya lanjutan sidang gugatan cerai Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika yang dilaksanakan dengan agenda mediasi.
Dedi Mulyadi dan Anne Ratna pun akhirnya bertemu di ruang mediasi Kantor Pengadilan Agama Purwakarta setelah sempat 6 bulan tidak bersua.
Hal tersebut, terbilang menjadi momen pertemuan Dedi Mulyadi dan istrinya, Anne Ratna sesuai bulan Mei lalu tidak pernah bertemu.
Di samping itu, sebelumnya Dedi Mulyadi sempat dua kali tidak menghadiri sidang gugatan cerai sang istri di PA Purwakarta.
Dedi sendiri memiliki alasan tersendiri dengan ketidakhadirannya sebagai tergugat dalam sidang tersebut, lantaran kesibukan tugasnya sebagai seorang legislatif.
Namun belum lama ini, Dedi Mulyadi mengaku bahwa dirinya tidak mau menghadiri sidang ketiganya di Pengadilan Agama tersebut.
"Apa yang sekarang terjadi, apa yang kemarin, kita bisa melihat perjalannya pada tempat yang tidak mau datang sebenarnya," kata Dedi Mulyadi, dikutip dari kanal YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL, Senin (31/10/2022).
Tetapi kemudian, Dedi mendatangi kantor Pengadilan Agama Kabupaten Purwakarta tersebut dengan hanya memenuhi kewajiban Undang-Undang.
Baca Juga: Dituding Selingkuh, Nathalie Hoslcher Pamer Sosok Pria Isyaratkan bakal Segera Nikah Lagi?
"Karena kewajiban Undang-Undang yang mengharuskan saya dateng gitu kan, dan saya datang pakai angkot," katanya.
Kemudian Dedi Mulyadi menerangkan alasan dirinya mengapa memakai angkot untuk mendatangi kantor PA Purwakarta.
"Kenapa sih saya datang pakai angkot? minimal ya perjalanan menuju tempat yang sia-sia itu, hanya menyia-nyiakan waktu, hanya menyia-nyiakan hati. Tapi di balik itu ada yang mendapat hikmah, mendapat manfaat," kata Dedi.
Satu di antaranya, kata dia, anak-anak sekolah ongkosnya dibayarin dan sopir angkotnya juga mendapat keberkahan.
"Minimalnya untuk dua minggu dia (sopir angkot) nggak usah nyopir, dan minimalnya malam hari itu kalau keluarga kami lagi mendapat ujian, mungkin anak-anak kami mengalami kesedihan, minimalnya ada satu keluarga yang terkompensasi mendapat kebahagiaan," kata dia.
Lebih lanjut, Dedi Mulyadi mengatakan, walau dirinya sudah bukan lagi seorang kepala daerah di Kabupaten Purwakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Kylian Mbappe Bocorkan Tips Rahasia demi Prancis Juara Piala Dunia 2026
-
Halal Bihalal Bank Sumsel Babel 2026: Perkuat Sinergi dan Bangun Budaya Kerja Positif
-
Kondisi Terkini Jalur Puncak Cianjur - Bogor, Hujan Deras Picu Kabut Tebal
-
Kecelakaan Beruntun di Jalur Bogor-Sukabumi: 5 Orang Luka, Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat
-
Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan
-
5 Fakta Aksi Begal Sadis di Prabumulih: Korban Ditendang hingga Motor Raib
-
Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan
-
Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi
-
Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!
-
Keputusan Carlo Ancelotti Coret Neymar Bikin Marah Legenda Brasil