SuaraSumedang.id - Sidang gugatan cerai Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika terhadap suaminya, Dedi Mulyadi masih berjalan di Pengadilan Agama Purwakarta.
Teranyar, proses sidang gugatan cerai yang berlangsung di Pengadilan Agama Purwakarta antara Anne Ratna Mustika dan Dedi Mulyadi itu pada Selasa (8/11/2022).
Dalam persidangan itu, tampak hanya Anne Ratna Mustika sebagai penggugat yang hadir di ruang sidang Pengadilan Agama Purwakarta, sementara anggota DPR RI Kang Dedi Mulyadi tak hadir.
Dedi Mulyadi sendiri sudah sebanyak tiga kali absen dalam sidang perceraiannya di Pengadilan Agama Purwakarta, dan hanya diwakilkan oleh kuasa hukumnya, Ojat Sudrajat.
Meski Dedi Mulyadi absen, Ojat menjelaskan musabab kliennya yang memiliki keinginan besar agar proses sidang perceraian itu tidak berlanjut.
Dikatakan Ojat, bahwa Dedi Mulyadi tentu akan mengupayakan jalan damai dengan sang istri, Anne Ratna Mustika.
Karena, menurut Ojat, seorang suami itu harus bisa mempertahankan rumah tangganya agar tetap utuh.
"Seorang suami harus mempertahankan rumah tangganya, walaupun nanti hasilnya seperti apa, yang penting usahanya," kata Ojat.
Adapun alasan Dedi Mulyadi tidak menghadiri sidang keempat itu, Ojat berujar, bahwa kliennya sedang ada rapat kerja dengan pemerintah.
"Pak Dedi tidak hadir karena harus memimpin rapat kerja dengan pemerintah juga kementerian. Selanjutnya kita menunggu panggilan lagi," katanya.
Di sisi lain, Anne Ratna Mustika menginginkan proses perceraiannya dengan Dedi Mulyadi berlangsung cepat.
"Ya, Alhamdulillah tadi berjalan lancar, dan insya Allah agenda lanjutan ya sesuai dengan yang sudah ditetapkan nanti, akan bertemu mudah-mudahan. Tadi saya mengusulkan tanggal 16 November 2022 nanti," kata Anne.
Dalam sidang berikutnya, Anne mengatakan, bahwa agendanya adalah mempertemukan penggugat dan tergugat di hadapan majelis hakim.
Hal tersebut dilakukan untuk memastikan apakah ada kesepakatan atau tidak. Tetapi, Anne memastikan dirinya telah menutup pintu damai.
"Tadi saya sampaikan kepada hakim, saya sudah yakin dan tidak ada ruang untuk kesepakatan damai," ucap Anne.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat
-
Integrasi Holding Ultra Mikro Bantu Jutaan Nasabah Tumbuh dan Naik Kelas Secara Berkelanjutan
-
Holding UMi Jadi Bukti Komitmen BRI Bangun Ekonomi Rakyat yang Terintegrasi
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro BRI: 1,2 Juta Debitur Naik Kelas
-
Momen Syifa Hadju Minta Izin Pakai Busana Terbuka Tuai Pro Kontra: Kan Dosanya Ditanggung Suami
-
Lahan SPBU BP-AKR Rawabuntu Makan Badan Jalan? Dishub Tangsel Lakukan Assesment Ulang
-
Buruh Tani dari Kabupaten Maros Jadi Ikon Ibadah Haji Dunia
-
5 Pilihan Daily Foundation Viva Cosmetics untuk Makeup Natural Sehari-hari
-
Holding Ultra Mikro BRI Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha di Indonesia
-
6 HP Midrange Terbaru Gahar Bersiap ke Indonesia: RAM 12 GB, AnTuTu Tembus 3 Juta