SuaraSumedang.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang terus melaksanakan pemantauan secara terpadu dan melakukan penanganan pasca longsor di Cadas Pangeran.
Oleh karena itu, bagi pengguna jalan yang akan melintas di jalur Cadas Pangeran, Kabupaten Sumedang diimbau untuk selalu berhati-hati saat berkendara, apalagi dengan curah hujan tinggi.
Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Sumedang Adang meminta kepada masyarakat yang hendak melintas di jalan Cadas Pangeran agar bersabar dan selalu berhati-hati.
"Apalagi jika terjadi hujan dengan intensitas sedang menuju tinggi, lebih baik menepi terlebih dahulu dan mencari tempat yang aman," kata Adang, di Sumedang pada Kamis (17/11/2022).
Menurut Adang, penanganan yang dilakukan berupa pemasangan tujuh unit terpal, pembersihan material bekas longsoran, serta melakukan monitoring secara terpadu kelapangan.
BPBD Sumedang menggelar rapat koordinasi terkait rencana pemangkasan pohon yang berpotensi tumbang di kawasan jalan Cadas Pangeran.
"Hasilnya terdapat 22 poin yang rawan, 21 pohon akan dipangkas, dan 1 pohon ditebang. Penebangan 1 pohon itu sudah direalisasikan pada Selasa 15 November 2022 bersama dengan pihak terkait lainnya," kata dia.
Adapun pohon yang lainnya, kata dia, menunggu cuaca dan kesiapan petugas yang akan melakukan eksekusi dengan memperhatikan masukan-masukan non-teknis dari masyarakat sekitar.
"Kami juga berencana mengecor tebing yang berpotensi longsor dengan terlebih dahulu mengeluarkan material batu yang sudah tidak kokoh," katanya.
Baca Juga: Uya Kuya Sebut Denise Chariesta dan RD Sempat Menetap di Amerika dan Hampir Menikah, Begini Faktanya
BPBD Sumedang pun melaksanakan pendataan daerah rawan kecelakaan, dan rawan bencana alam di sepanjang jalan nasional dan wilayah hukum Polres Sumedang.
"Terkait longsoran yang kembali terjadi pada hari Kamis, 10 November 2022 dengan membawa material pohon, ternyata pohon itu adalah satu di antara yang sudah kami identifikasi sebelumnya," kata Adang.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumedang, Atang Sutarno mengatakan, penebangan pohon dilakukan untuk mengurangi beban di tebing Cadas Pangeran agar tidak terjadi longsor maupun pohon tumbang.
"Kami sudah berkoordinasi dengan PUPR, Perhutani, dan unsur terkait lainnya. Hari ini kami melakukan penebangan 2 pohon," ucap Atang.
Menurut Atang rencana penebangan pohon itu akan dilakukan dari kawasan Desa Ciherang Kecamatan Sumedang Selatan, hingga Cigendel Kecamatan Pamulihan.
Pohon yang ditebang adalah pohon yang masuk kategori rawan tumbang. "Kami perkirakan ada puluhan pohon yang harus ditebang untuk mengantisipasi kecelakaan. Mudah-mudahan bisa selesai dalam satu bulan," kata dia.(*)
Sumber: Pemkab Sumedang
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan